Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Grup Prajogo Pangestu Kantongi Dana Rp2,25 Triliun dari Surat Utang

Grup Prajogo Pangestu Kantongi Dana Rp2,25 Triliun dari Surat Utang Kredit Foto: Chandra Asri Group
Warta Ekonomi, Jakarta -

PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) milik konglomerat Prajogo Pangestu telah menyelesaikan dana segar sebesar Rp2,25 triliun melalui penerbitan Obligasi Berkelanjutan V Tahap III Tahun 2026. Dana hasil penerbitan akan digunakan untuk memperkuat modal kerja, terutama pengadaan bahan baku produksi guna mendukung kegiatan operasional perseroan.

Penerbitan tahap ketiga tersebut sekaligus menuntaskan Program Obligasi Berkelanjutan V Chandra Asri Pacific dengan target penghimpunan dana sebesar Rp6 triliun. Sebelumnya perseroan telah menerbitkan Obligasi Tahap I senilai Rp1,5 triliun pada 2025 dan Tahap II sebesar Rp2,25 triliun pada 2026.

TPIA menawarkan obligasi senilai Rp2,25 triliun dalam empat seri. Seri A senilai Rp1,318 triliun menawarkan kupon tetap 8,5% dengan tenor 370 hari. Seri B senilai Rp532,19 miliar menawarkan kupon 9% bertenor tiga tahun. Seri C sebesar Rp177,52 miliar memiliki kupon 9,5% dengan tenor lima tahun, sedangkan Seri D senilai Rp221,82 miliar menawarkan kupon 10% dengan tenor tujuh tahun.

Masa penawaran umum obligasi berlangsung pada 6-9 Juli 2026, dengan tanggal emisi pada 14 Juli 2026 dan dijadwalkan mulai diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia pada 15 Juli 2026. Obligasi diterbitkan tanpa jaminan khusus dan memperoleh peringkat idAA- dari Pefindo.

Perseroan menyatakan dana bersih hasil penerbitan obligasi, setelah dikurangi biaya emisi, akan digunakan seluruhnya untuk kebutuhan modal kerja, termasuk pembelian bahan baku produksi yang digunakan dalam kegiatan usaha.

Group CFO sekaligus Direktur Chandra Asri Group, Andre Khor, mengatakan tingginya minat investor terhadap penerbitan obligasi tahap terakhir menunjukkan kepercayaan pasar terhadap fundamental bisnis perseroan.

“Keberhasilan penyelesaian Program Obligasi Berkelanjutan V (PUB V) serta tingginya minat investor yang tercermin dari oversubscription pada penerbitan obligasi tahap akhir menunjukkan kepercayaan berkelanjutan investor terhadap fundamental bisnis dan prospek pertumbuhan jangka panjang Chandra Asri Group. Kami menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya atas kepercayaan yang diberikan oleh para investor, dan tetap berkomitmen untuk menjaga disiplin keuangan sekaligus memperkuat keunggulan operasional dan daya saing Perseroan," ucap Andre, dalam keterangan resmi, Jakarta, Kamis (25/6/2026).

Baca Juga: Anak Prajogo Pangestu Serok Saham TPIA, Harga Langsung Terbang 13%

Baca Juga: TPIA Perbesar Porsi Saham Publik, Investor Institusi Mulai Melirik

Perseroan menyebut penerbitan Obligasi Berkelanjutan V Tahap III mengalami oversubscription, sehingga menutup keseluruhan program penghimpunan dana sebesar Rp6 triliun yang telah dijalankan dalam tiga tahap.

Dalam transaksi tersebut, TPIA menunjuk sembilan perusahaan sekuritas sebagai Joint Lead Underwriters, yakni BCA Sekuritas, BNI Sekuritas, BRI Danareksa Sekuritas, DBS Vickers Sekuritas Indonesia, Henan Putihrai Sekuritas, KB Valbury Sekuritas Indonesia, Mandiri Sekuritas, Sinarmas Sekuritas, dan Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Annisa Nurfitri
Editor: Annisa Nurfitri