Fenomena Suporter Piala Dunia Kagumi Budaya Amerika, Warga Lokal AS: Jujur Janggal
Kredit Foto: FIFA
Kedatangan suporter Piala Dunia dari berbagai negara ke Amerika Serikat memunculkan fenomena menarik. Sejumlah wisatawan asing membagikan pengalaman positif mereka terkait budaya, kuliner, hingga fasilitas publik di negara tersebut melalui media sosial.
Banyak pengunjung, terutama dari Eropa, mengaku terkesan dengan berbagai hal yang mereka temui selama berada di Amerika Serikat. Beberapa di antaranya menyoroti ukuran wilayah yang luas, pusat perbelanjaan besar, hingga kuliner khas yang dianggap berbeda dari negara asal mereka.
Pengalaman para suporter asing tersebut ramai diperbincangkan di media sosial. Seorang suporter asal Swedia bernama Elsa, misalnya, mengunggah kekagumannya terhadap saus ranch yang populer di Amerika Serikat.
Dalam unggahannya di platform X, Elsa menyebut saus tersebut sebagai salah satu pengalaman kuliner terbaik yang ia rasakan selama berkunjung ke negara itu.
Sementara itu, seorang suporter asal Jerman bernama Freddy membagikan pengalamannya saat mengunjungi restoran Waffle House pada dini hari. Ia memuji kualitas makanan, harga yang terjangkau, serta pelayanan yang diterimanya.
Freddy juga mengunggah kunjungannya ke jaringan pom bensin dan pusat perbelanjaan Buc-ee’s. Konten tersebut menarik perhatian luas dan ditonton jutaan kali di media sosial.
Sejumlah wisatawan lain juga menyampaikan kesan positif terhadap makanan cepat saji dan berbagai fasilitas yang mereka temui selama berada di Amerika Serikat.
Respons Beragam di Dalam Negeri
Fenomena viralnya unggahan para wisatawan asing itu turut memunculkan beragam tanggapan di kalangan masyarakat dan media Amerika Serikat.
Dikutip dari laporan The Wall Street Jurnal, sebagian pihak melihat respons positif para turis sebagai gambaran bahwa budaya dan gaya hidup Amerika masih memiliki daya tarik bagi pengunjung internasional.
Namun, ada pula yang mempertanyakan apakah seluruh unggahan tersebut benar-benar mencerminkan pengalaman spontan para wisatawan.
Jurnalis The Atlantic, Will Oremus, termasuk di antara pihak yang menyoroti fenomena tersebut. Ia menyampaikan keraguan bahwa sebagian unggahan viral kemungkinan dipengaruhi oleh keinginan pembuat konten untuk memperoleh perhatian dan meningkatkan jumlah pengikut di media sosial.
"Jujur janggal, meski memang diakui ada yang benar mengatakan demikian (kagum-red,:
Meski demikian, Oremus juga mengakui bahwa sebagian dari antusiasme yang ditunjukkan para wisatawan kemungkinan merupakan ekspresi yang tulus berdasarkan pengalaman mereka selama berada di Amerika Serikat.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Ferry Hidayat
Tag Terkait: