Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Prabowo Dituding Takuti Rakyat soal Demo Bayaran, PDIP: Kalau Tahu, Tindak Saja!

Prabowo Dituding Takuti Rakyat soal Demo Bayaran, PDIP: Kalau Tahu, Tindak Saja! Kredit Foto: BPMI
Warta Ekonomi, Jakarta -

Pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang mengaku mengetahui pihak-pihak yang membiayai aksi demonstrasi terus menuai respons dari berbagai kalangan. Kali ini, kritik datang dari Ketua DPP PDIP Andreas Hugo Pareira yang menilai ucapan tersebut seharusnya tidak berhenti sebatas peringatan di depan publik.

Menurut Andreas, jika memang Presiden memiliki informasi mengenai aktor di balik demonstrasi bayaran, maka yang dibutuhkan masyarakat adalah tindakan nyata. Ia menilai negara memiliki perangkat yang cukup untuk mengusut dan menindak pihak-pihak yang terlibat apabila dugaan tersebut benar.

"Yang dibutuhkan dari presiden karena beliau mengetahui, langkah dan tindakan apa yang dilakukan terhadap demonstrasi yang substantif dan mana demonstrasi bayaran," kata Andreas, Kamis (25/6/2026).

Andreas menegaskan, sebagai kepala negara, Prabowo didukung oleh aparat intelijen, penegak hukum, dan berbagai instrumen negara yang memungkinkan memperoleh informasi secara akurat.

Baca Juga: 'Nyesel Nggak Anda Nggak Milih Saya?', Anies Baswedan Sindir Pemuja Prabowo?

Karena itu, ia meyakini Presiden sebenarnya mampu membedakan demonstrasi yang lahir dari aspirasi masyarakat dengan aksi yang digerakkan oleh kepentingan tertentu.

"Sebagai presiden dengan kelengkapan alat-alat negara, alat intelijen, alat penegak hukum dan perangkat negaranya, memang seharusnya tidak sulit bagi presiden untuk mengetahuinya. Tanpa presiden menyampaikan di depan umum pun kita memahami bahwa presiden mengetahui itu," ujar Andreas.

Namun demikian, Andreas mengaku justru menangkap kesan berbeda dari pidato Prabowo. Menurutnya, pernyataan tersebut lebih terasa sebagai bentuk ancaman ketimbang penyampaian langkah penegakan hukum.

"Kalau melihat ucapan presiden dalam pidatonya, justru terkesan nada ancaman terhadap rakyatnya sendiri," pungkas dia.

Sebelumnya, Prabowo Subianto mengungkapkan dirinya mengetahui siapa pihak yang mendanai sejumlah aksi demonstrasi. Pernyataan itu disampaikan saat memberikan sambutan dalam acara Puncak Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan XVII di Kabupaten Gorontalo pada Rabu (24/6/2026).

Baca Juga: Prabowo Tahu Dalang Demo Bayaran, Mahfud MD Ikut Kepo: Siapa Sih?

"Hati-hati loh, saya kasih peringatan mereka-mereka itu. Saya tahu siapa yang bayar-bayar demo. Gue tahu itu," kata Prabowo.

Dalam kesempatan yang sama, Prabowo juga menyinggung adanya peserta aksi yang disebut tidak memahami tujuan demonstrasi karena hanya datang setelah menerima bayaran.

"Ditanya anak-anak demo, nggak ngerti. Mau demo apa ya? Hm hm... Kami dibayar Rp200.000. Gitu ya," sentil Prabowo.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri