Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

INDF dan ICBP Bagikan Dividen, Kantong Anthoni Salim Berpotensi Bertambah Rp3,7 Triliun

INDF dan ICBP Bagikan Dividen, Kantong Anthoni Salim Berpotensi Bertambah Rp3,7 Triliun Kredit Foto: Indofood
Warta Ekonomi, Jakarta -

Grup Indofood akan menggelontorkan dividen tunai lebih dari Rp5,63 triliun kepada pemegang saham setelah PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) dan PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) sama-sama menyetujui pembagian dividen dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), Jumat (26/6/2026). Sebagai pemegang saham pengendali melalui First Pacific Investments Management Ltd. (FPIML), Anthoni Salim berpotensi menikmati aliran dividen hingga sekitar Rp3,7 triliun secara tidak langsung.

INDF menetapkan dividen tunai sebesar Rp290 per saham atau sekitar Rp2,55 triliun, yang akan dibayarkan pada 29 Juli 2026. Sementara itu, ICBP membagikan dividen Rp265 per saham dengan total sekitar Rp3,09 triliun, yang dijadwalkan dibayarkan pada 28 Juli 2026.  

Berdasarkan laporan keuangan INDF, FPIML menguasai 4,396 miliar saham atau 50,07% kepemilikan Indofood. Dengan porsi tersebut, FPIML berhak atas dividen sekitar Rp1,27 triliun dari pembagian laba INDF. Anthoni Salim juga tercatat memiliki 1,33 juta saham INDF secara langsung sehingga memperoleh tambahan dividen sekitar Rp385 juta.  

Di sisi lain, sebagian besar dividen ICBP akan mengalir ke INDF sebagai pemegang saham pengendali ICBP. Dengan demikian, manfaat ekonomi dari pembagian dividen ICBP pada akhirnya juga akan memperkuat arus kas INDF, yang mayoritas sahamnya dikuasai FPIML. Nilai dividen yang mengalir ke INDF diperkirakan mencapai sekitar Rp2,49 triliun, sehingga secara agregat nilai ekonomi yang terkait dengan kepemilikan Anthoni Salim melalui struktur pengendali grup mencapai sekitar Rp3,7 triliun.

Keputusan pembagian dividen tersebut ditopang oleh kinerja keuangan kedua emiten sepanjang 2025.

INDF membukukan penjualan neto Rp123,49 triliun dan laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp10,68 triliun, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Total aset perseroan mencapai Rp217,98 triliun hingga akhir 2025.  

Sementara itu, ICBP mencatat penjualan neto Rp74,85 triliun, naik 3,1% dibandingkan 2024. Laba bersih perseroan melonjak 30,3% menjadi Rp9,22 triliun dari Rp7,08 triliun pada tahun sebelumnya, dengan margin laba bersih mencapai 12,3%.  

Dalam RUPST INDF, Direktur Utama dan Chief Executive Officer Indofood Anthoni Salim mengatakan perseroan akan tetap menjaga keseimbangan antara ekspansi usaha dan profitabilitas.

“Saya ingin menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemangku kepentingan atas kepercayaan dan dukungan yang terus diberikan kepada Indofood. Kami akan terus fokus pada pertumbuhan yang berkelanjutan dengan tetap menjaga keseimbangan antara pangsa pasar dan tingkat profitabilitas, serta mempertahankan posisi neraca yang sehat,” ujar Anthoni.  

Baca Juga: Indofood (INDF) Bagi Dividen Rp290 per Saham, Anthoni Salim Sampaikan Pesan untuk Investor

Baca Juga: Bersiap! Dividen ICBP Cair 28 Juli, Nilainya Rp265 per Saham

Sementara dalam RUPST ICBP, Anthoni menyatakan perseroan tetap berkomitmen mempertahankan posisi sebagai pemimpin industri makanan dan minuman.

“Saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang sebesar-besarnya kepada Dewan Komisaris, rekan-rekan Direksi, serta seluruh keluarga besar ICBP atas kerja keras dan dedikasi yang diberikan. Kepada para pelanggan, mitra usaha, dan pemegang saham, kami juga mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang terus diberikan. Kami tetap berkomitmen untuk menciptakan nilai tambah dan mempertahankan posisi ICBP sebagai pemimpin di industri makanan & minuman," ucapnya. 

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Annisa Nurfitri
Editor: Annisa Nurfitri