Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

'Panggil Wartawan Saja' Viral, DPRD yang Dikaitkan dengan Kasus dr Icha Akhirnya Buka Suara

'Panggil Wartawan Saja' Viral, DPRD yang Dikaitkan dengan Kasus dr Icha Akhirnya Buka Suara Kredit Foto: Istimewa

Veronika mengatakan tidak lama setelah itu pihak manajemen RS Leona bersama dokter lain datang memberikan penjelasan mengenai prosedur penanganan pasien. Setelah dilakukan diskusi, persoalan tersebut diklaim selesai secara baik.

Ia juga mengungkapkan kedua anggota DPRD yang terlibat telah meminta maaf kepada pihak rumah sakit maupun kepada almarhumah dr Icha.

"Kedua rekan saya sudah menyampaikan permohonan maaf kepada pihak manajemen dan almarhumah dr Icha saat itu juga," lanjut dia.

Veronika menambahkan dirinya tidak lagi kembali ke RS Leona pada keesokan harinya. Namun belakangan namanya ikut ramai disebut dalam berbagai pemberitaan terkait kasus tersebut.

Karena itu, ia menegaskan siap mengikuti seluruh proses hukum yang berjalan apabila sewaktu-waktu dibutuhkan keterangannya.

"Saya menghormati seluruh proses yang sedang berjalan dan siap bekerja sama memberikan keterangan apabila sewaktu-waktu diperlukan oleh pihak yang berwenang," ujarnya.

Sebelumnya, paman dr Icha, Victor Manbait, menyebut almarhumah mengalami tekanan psikologis setelah diduga mendapat intimidasi saat menangani pasien anak korban gigitan ular di IGD RS Leona. Victor mengatakan tindakan medis yang dilakukan dr Icha telah sesuai standar operasional prosedur (SOP) dan arahan dokter spesialis.

Namun situasi disebut memanas ketika keluarga pasien meminta pemberian vaksin tertentu yang menurut pertimbangan medis belum direkomendasikan serta tidak tersedia di rumah sakit.

Victor juga mengungkapkan dua pria yang mengaku anggota DPRD datang ke ruang pelayanan dan mempertanyakan penanganan medis dengan nada tinggi.

Baca Juga: Ikut Geram Kasus Penyekapan di Bandung, KDM Minta Keadilan untuk Korban YTR

Di sisi lain, Therensius Lazakar dan Norbertus Tubani membantah melakukan intimidasi terhadap dr Icha maupun tenaga kesehatan lainnya. 

mengakui sempat berbicara dengan nada tinggi karena situasi saat itu berlangsung dalam kondisi panik, namun menegaskan hal tersebut bukan bentuk intimidasi.

Halaman:

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri