Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Penasihat Khamenei Murka ke Bahrain, Ancam Ambil Keputusan Lebih Keras di Perang Iran-Amerika

Penasihat Khamenei Murka ke Bahrain, Ancam Ambil Keputusan Lebih Keras di Perang Iran-Amerika Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

Iran melontarkan peringatan keras kepada Bahrain. Negara tersebut diperingatkan agar tidak ikut terlibat dalam konflik yang sedang memanas dengan Amerika Serikat. Teheran menegaskan siap mengambil langkah yang lebih keras apabila kembali mendapat provokasi dari negara Teluk tersebut.

Penasihat Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei, Ali Akbar Velayati mengatakan bahwa pihaknya tidak akan segan memberikan peringatkan ke Bahrain. Menurutnya, negara itu harus memahami batasannya dan tidak mengambil tindakan yang dapat memperburuk situasi keamanan di kawasan.

Baca Juga: Di Balik Pisah Jadwal Sidang Roy Suryo dan Dokter Tifa, Jokowi Ternyata Akan Dibuat Terpojok

"Ini adalah peringatan serius kepada mereka agar mengetahui batasannya, tidak memainkan permainan yang mempertaruhkan nasib mereka sendiri, dan tidak memaksa kami mengambil keputusan yang lebih keras," ujar Velayati, dikutip Senin (29/6).

Sebelumnya, Iran mengklaim telah menyerang pangkalan Angkatan Laut Amerika Serikat di Bahrain. Hal itu dilakukan sebagai balasan atas serangan militer dari Amerika Serikat ke Selat Hormuz.

Teheran menuduh musuh telah memanfaatkan pangkalan-pangkalan militernya di kawasan untuk melancarkan operasi terhadap wilayah Iran.

Namun, tuduhan tersebut dibantah oleh negara-negara Teluk. Pemerintah Bahrain juga mengecam serangan dari Iran. Mereka menyebut aksi tersebut sebagai pelanggaran terhadap kedaulatan negaranya.

Manama menilai serangan itu justru merusak peluang terciptanya deeskalasi konflik dan menghambat upaya menjaga stabilitas di Timur Tengah.

Ketegangan antara kedua negara juga dipicu persoalan keamanan dalam negeri Bahrain. Dalam beberapa bulan terakhir, otoritas setempat telah menangkap puluhan orang yang dituduh memiliki hubungan militer dengan Iran.

Baca Juga: Jokowi Soal Kunjungan ke Lampung: Saya Masih Seperti yang Dulu

Situasi tersebut semakin memperkeruh hubungan kedua negara di tengah konflik yang terus berkembang antara Iran dan Amerika Serikat. Hal itu juga meningkatkan kekhawatiran akan meluasnya dampak perang ke negara-negara di Teluk.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Aldi Ginastiar
Editor: Aldi Ginastiar