Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

DPR Sebut Hapus Latihan Militer Manajer Koperasi Merah Putih Bisa Hemat Rp1 Triliun

DPR Sebut Hapus Latihan Militer Manajer Koperasi Merah Putih Bisa Hemat Rp1 Triliun Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

Anggota Komisi I DPR RI TB Hasanuddin menyoroti besarnya anggaran Latihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) dalam pelatihan calon manajer Koperasi Desa Merah Putih. Menurutnya, komponen tersebut bisa dihapus tanpa mengurangi tujuan utama pelatihan.

TB Hasanuddin mengatakan biaya pelatihan mencapai sekitar Rp45 juta per peserta. Dari jumlah tersebut, sekitar Rp30 juta digunakan untuk pelaksanaan latihan militer.

"Artinya, apabila latihan militer dihilangkan, negara dapat menghemat sekitar Rp30 juta atau sekitar dua pertiga dari total biaya pelatihan setiap peserta," kata TB Hasanuddin kepada wartawan, Senin (29/6/2026).

Ia menyebut potensi penghematan akan sangat besar jika diterapkan pada seluruh peserta gelombang pertama. Jumlah peserta pada tahap tersebut mencapai 35.476 orang.

TB Hasanuddin juga menilai materi pelatihan perlu disesuaikan dengan tugas calon manajer koperasi. Menurutnya, peserta lebih membutuhkan kemampuan manajerial dibanding latihan fisik.

"Kita membutuhkan manajer koperasi yang memiliki kemampuan mengelola bisnis, memahami tata kelola keuangan, pemasaran, dan pemberdayaan masyarakat," ucapnya.

Ia berharap pemerintah mengevaluasi desain pelatihan agar lebih efektif dan efisien. Langkah itu dinilai mampu menghasilkan pengelola koperasi yang profesional tanpa membebani anggaran negara.

Baca Juga: Bukan Lagi Latsarmil, Pemerintah Ganti Program Wajib untuk Calon Manajer Koperasi Desa Merah Putih

Sebagai informasi, pemerintah mewajibkan seluruh calon manajer Koperasi Desa Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih mengikuti pelatihan SPPI. Gelombang pertama berlangsung pada 17 Juni hingga 31 Juli 2026 dengan total 35.476 peserta.

Program tersebut juga menjadi sorotan setelah lima peserta dilaporkan meninggal dunia saat mengikuti Latsarmil. Seluruh korban sempat menjalani penanganan medis, namun akhirnya meninggal dunia.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Christian Andy
Editor: Christian Andy