Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Singapura Resmi Naikkan Tarif Listrik dan Gas Mulai Juli 2026

Singapura Resmi Naikkan Tarif Listrik dan Gas Mulai Juli 2026 Kredit Foto: Istock photo
Warta Ekonomi, Jakarta -

Pemerintah Singapura resmi menaikkan tarif listrik dan gas kota yang diatur pemerintah untuk periode Juli–September 2026.

Kenaikan tersebut dipicu oleh lonjakan harga gas alam global akibat konflik yang masih berlangsung di Timur Tengah serta meningkatnya biaya produksi energi.

Otoritas Pasar Energi Singapura (Energy Market Authority/EMA) menyatakan penyesuaian tarif dilakukan karena kondisi geopolitik global yang memengaruhi pasar energi internasional.

EMA menyebut tarif listrik rumah tangga sebelum Pajak Barang dan Jasa (GST) naik 17 persen menjadi 31,91 sen Singapura per kilowatt-jam (kWh), dari tarif pada kuartal sebelumnya.

Sementara itu, tarif gas kota meningkat 7,1 persen menjadi 23,48 sen Singapura per kWh sebelum GST.

Dengan kurs sekitar 1 dolar Singapura setara Rp13.806, tarif listrik tersebut setara sekitar Rp4.405 per kWh, sedangkan tarif gas kota sekitar Rp3.241 per kWh.

Singapura masih bergantung pada gas alam impor sebagai sumber utama energi. Sekitar 95 persen pembangkitan listrik di negara tersebut menggunakan gas alam impor, yang juga menjadi bahan baku utama produksi gas kota.

EMA menjelaskan harga gas alam dunia telah meningkat sejak akhir Februari dan bertahan pada level tinggi sepanjang April hingga Juni 2026. Kondisi tersebut menyebabkan biaya produksi listrik dan gas ikut meningkat sehingga mendorong penyesuaian tarif.

Meski kondisi di Timur Tengah masih belum pasti, EMA menyebut tarif listrik dan gas berpotensi turun pada kuartal IV 2026 apabila harga bahan bakar global mulai melandai.

Penurunan harga energi diperkirakan dapat terjadi jika konflik di Timur Tengah mereda dan kondisi pasar energi internasional kembali stabil dalam beberapa bulan mendatang.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Ferry Hidayat
Editor: Ferry Hidayat