Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

SeaBank Bidik 80 Juta Masyarakat Belum Miliki Rekening Masuk Sistem Perbankan

SeaBank Bidik 80 Juta Masyarakat Belum Miliki Rekening Masuk Sistem Perbankan Kredit Foto: Dwi Aditya Putra
Warta Ekonomi, Jakarta -

Presiden Direktur PT Bank SeaBank Indonesia, Sasmaya Tuhuleley, menyebut masih terdapat sekitar 80 juta masyarakat Indonesia yang masuk dalam kategori unbanked maupun underserved. Itu artinya mereka belum menikmati layanan keuangan secara optimal.

Kelompok unbanked merupakan masyarakat yang sama sekali belum memiliki rekening maupun interaksi dengan layanan perbankan. Sementara kelompok underserved sudah memiliki rekening, namun belum memiliki akses terhadap pembiayaan atau kredit.

"Karena kita tahu waktu itu ya, 80 juta orang Indonesia itu, dia tidak sama sekali tidak punya rekening, dan tidak sama sekali tidak ada interaksi di bank," kata dia dalam Indonesia Digital Bank Summit (IDBS) 2026, di Jakarta, Selasa (7/7/2026).

Ia mengatakan keberhasilan bank saat ini tkdak hanya diukur dari pertumbuhan aset atau penghimpunan dana, tetapi juga dari semakin banyaknya masyarakat yang mulai aktif menggunakan layanan perbankan.

Untuk meningkatkan keterlibatan nasabah, pihaknya mendorong aktivitas transaksi, bukan sekadar peningkatan saldo tabungan. Salah satu caranya adalah melalui program loyalitas yang memberikan kesempatan lebih besar kepada nasabah yang aktif bertransaksi.

"Kalau kita ingin mereka engage dengan bank tinggi, berarti kita juga harus membuat mereka sering bertransaksi," ungkap dia.

Baca Juga: LPS Targetkan 2 Juta Penduduk Indonesia Buka Rekening Bank Baru Setiap Tahun

Baca Juga: SeaBank Ungkap Faktor yang Bikin Masyarakat Takut Nabung di Bank

Strategi tersebut, lanjut Sasmaya, berhasil meningkatkan aktivitas nasabah. Saat ini SeaBank Indonesia berhasil mencatat sekitar 13 juta transaksi setiap hari yang menjadi fondasi untuk membangun hubungan jangka panjang dengan nasabah.

Menurutnya, tingginya aktivitas transaksi akan memudahkan bank menawarkan layanan keuangan lain sesuai kebutuhan nasabah, mulai dari kredit hingga produk investasi berskala mikro.

"Dan ini yang kita anggap, mereka ini yang nanti miliki kepercayaan yang tinggi dengan bank, kita berharap mereka-mereka ini yang nanti akan menjadikan SeaBank sebagai bank utama," ungkap dia.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Dwi Aditya Putra
Editor: Dwi Aditya Putra