Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Penumpang Internasional Naik 5,98%, Industri Penerbangan Bidik Permintaan Baru

Penumpang Internasional Naik 5,98%, Industri Penerbangan Bidik Permintaan Baru Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah perjalanan penumpang angkutan udara internasional naik 5,98% secara bulanan menjadi 1,7 juta orang pada Mei 2026. Kenaikan tersebut menjadi sinyal peningkatan permintaan perjalanan lintas negara di tengah dinamika industri penerbangan.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono mengatakan angkutan udara internasional menjadi satu-satunya moda transportasi yang mencatat pertumbuhan jumlah penumpang secara bulanan pada Mei 2026.

“Hanya angkutan udara internasional yang mengalami peningkatan yakni sebesar 5,98% secara bulanan menjadi 1,7 juta orang,” ujar Ateng dalam Rilis BPS Juli yang disiarkan melalui kanal YouTube BPS, Selasa (7/7/2026).

Data tersebut menunjukkan jumlah perjalanan penumpang internasional bertambah dibandingkan April 2026. Namun, BPS belum merinci negara tujuan utama, komposisi penumpang wisata dan bisnis, serta kinerja jumlah penumpang berdasarkan maskapai dalam paparan tersebut.

Di tengah pertumbuhan perjalanan internasional, maskapai Vietjet menawarkan promosi tarif untuk rute internasional dari Indonesia menuju Vietnam dan sejumlah destinasi lainnya. Program promosi bertajuk Tanggal Kembar 7.7 berlangsung pada 7-9 Juli 2026 untuk periode penerbangan 15 Agustus 2026 hingga 31 Maret 2027.

Vietjet menawarkan tiket kelas Eco mulai Rp0 di luar pajak dan biaya tambahan. Maskapai tersebut juga memberikan diskon 20% untuk tarif dasar kelas Deluxe, SkyBoss, dan Business pada rute internasional dengan kode promo SALE77.

“Selain itu, Vietjet menawarkan diskon khusus untuk tarif Eco pada rute domestik tertentu dengan frekuensi penerbangan yang ditingkatkan, memberikan nilai lebih besar bagi wisatawan yang ingin menjelajahi Vietnam,” dikutip dari keterangan tertulis perusahaan.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Azka Elfriza
Editor: Annisa Nurfitri

Tag Terkait: