Kredit Foto: Sufri Yuliardi
Pengamat politik Adi Prayitno menilai sangat sulit bagi PSI untuk menggeser dominasi PDIP di Jawa Tengah (Jateng) yang sudah mengakar puluhan tahun.
Meski capres Ganjar Pranowo kalah di Pilpres 2024 dan cagub Andika Perkasa tumbang di Pilkada Jateng 2024, PDIP tetap perkasa karena partai banteng itu unggul dalam pemilihan legislatif (Pileg), baik di tingkat nasional maupun Jawa Tengah.
"Tapi sekali lagi, kalau bicara tentang Pileg secara umum, baik pileg nasional ataupun DPRD, itu kekuatan politik PDIP nyaris tidak pernah terkalahkan dan tidak pernah tertandingi," ungkap Adi dalam kanal YouTube Adi Prayitno Official, dikutip Rabu (8/7).
Adi menyebut, hasil Pileg DPRD Jawa Tengah 2024 menunjukkan PDIP masih menjadi juara dengan meraih 33 kursi. Sementara PSI hanya mampu mengantongi dua kursi dan berada di posisi buncit.
Begitu pula di Pilkada, meski Andika kalah, akumulasi kepala daerah di kabupaten/kota tetap didominasi PDIP, mengalahkan calon dari partai lain.
Sebelumnya, PSI memastikan akan menjadikan Jawa Tengah sebagai ‘kandang gajah’ untuk menyambut safari politik Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi). Selama ini, Jateng dikenal sebagai ‘kandang banteng’ karena basis suara terbesar PDIP.
Baca Juga: Semua Partai Waspada, Bukan Cuma PDIP yang Was-was Sama PSI
Di bawah kepemimpinan Kaesang Pangarep, PSI menggaungkan simbol gajah sebagai identitas partai.
"Kami segera menunggu jadwal dari Bapak untuk tanggalnya. Yang jelas, tugas kami hari ini mempersiapkan untuk Bapak turun, untuk Bapak keliling Jawa Tengah, memastikan bahwa Jawa Tengah benar-benar sebagai 'kandang gajah'," kata Ketua DPW PSI Jawa Tengah, Antonius Yogo, Sabtu (4/7/2026).
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya