Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Jampidsus Febrie Adriansyah Akhirnya Nongol ke Publik, Jelaskan Asal Usul Tumpukan Duit

Jampidsus Febrie Adriansyah Akhirnya Nongol ke Publik, Jelaskan Asal Usul Tumpukan Duit Kredit Foto: Ist
Warta Ekonomi, Jakarta -

Jaksa Agung Muda Bidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah, akhirnya muncul ke hadapan publik dan angkat bicara mengenai penanganan kasus dugaan korupsi besar sektor batu bara yang saat ini tengah disidik oleh Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipikor) Polri.

Kasus ini menjadi sorotan publik setelah penyidik kepolisian melakukan penggeledahan besar-besaran di 12 lokasi berbeda pada Rabu (8/7/2026) lalu, dan berhasil menyita uang tunai dalam jumlah fantastis serta puluhan kilogram emas.

Febrie menegaskan bahwa pihaknya sangat menghormati proses hukum yang sedang berjalan di institusi kepolisian. Ia juga memastikan badai pemberitaan ini tidak mengganggu kinerja Korps Adhyaksa.

"Pertama, kami memastikan seluruh tugas yang telah diamanahkan kepada kami dan seluruh rekan di Gedung Bundar, baik dalam penyelidikan, penyidikan, penuntutan, maupun tugas di lapangan, tetap berjalan sebagaimana mestinya," kata Febrie di Gedung Jampidsus, Kejagung, Jumat (10/7/2026).

Selain menyatakan dukungannya terhadap penyidikan Polri, Febrie juga memanfaatkan momentum ini untuk menepis sejumlah rumor liar yang beredar luas di media sosial.

Salah satunya adalah isu yang mengaitkan namanya dengan kepemilikan bisnis kafe di kawasan Cipete, Jakarta Selatan.

"Terkait pemberitaan-pemberitaan tersebut, makanya kita tunggu bagaimana nanti hasil proses penyidikan. Sekali lagi dapat saya jelaskan bahwa Jampidsus tidak ada kaitan dengan apa yang telah diberitakan di medsos seperti di Cipete," tegasnya.

Terkait temuan mencengangkan berupa tumpukan uang tunai dan puluhan kilogram emas saat penggeledahan polisi di kawasan Sentul, Bogor, Febrie enggan berspekulasi lebih jauh.

Menurutnya, asal-usul aset tersebut merupakan ranah pemilik tempat dan pihak-pihak yang ada di lokasi kejadian saat penggeledahan.

"Bagaimana ada uang yang ditemukan di rumah Sentul, itu ada yang punya, ada kegiatannya, orang-orang kegiatan bisa ditanya, ada bangunannya, bisa nanti dicek," jelas Febrie.

Meski demikian, Febrie memastikan bahwa detail mengenai temuan tersebut akan terungkap secara transparan pada waktunya melalui mekanisme hukum yang sah.

"Tentunya ini tidak akan dijelaskan saat ini, namun akan dijelaskan dalam satu proses acara yang benar," pungkasnya.

Hingga saat ini, perkembangan kasus korupsi batu bara yang ditangani Kortas Tipikor Polri terus menggelinding dan diperkirakan bakal menyeret sejumlah nama besar seiring dengan pemeriksaan barang bukti yang disita dari 12 lokasi tersebut.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Ferry Hidayat
Editor: Ferry Hidayat