Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Prabowo Minta Rakyat hingga Aparat Awasi Dapur MBG, Tegaskan Tak Boleh Ada Pemalakan

Prabowo Minta Rakyat hingga Aparat Awasi Dapur MBG, Tegaskan Tak Boleh Ada Pemalakan Kredit Foto: ChatGPT/Al Musthafa Gustar's
Warta Ekonomi, Jakarta -

Presiden Prabowo Subianto meminta seluruh elemen masyarakat hingga aparat penegak hukum ikut mengawasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan tidak ada praktik korupsi maupun penyalahgunaan anggaran dalam program prioritas pemerintah itu.

Dalam pidatonya yang disiarkan melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden pada Jumat (10/7/2026), Prabowo mengatakan pengawasan harus dilakukan secara menyeluruh, terutama terhadap operasional dapur umum atau Sentra Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Menurut Prabowo, pengawasan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah pusat. Ia meminta gubernur, bupati, camat, hingga kepala desa aktif memeriksa pelaksanaan program di wilayah masing-masing.

"Kita mengerti, dan kita sadar banyak juga yang menyusup ke tubuhnya MBG untuk jadi maling di situ. Maka saya minta Gubernur, Bupati, Camat, Kades boleh memeriksa semua dapur MBG, saudara periksa, laporkan ke Kepala BGN, kalau perlu lapor ke saya. Gampang lapor di TikTok langsung kirim tim untuk selesaikan," tegas Prabowo.

Selain pemerintah daerah, Prabowo juga menginstruksikan aparat TNI dan Polri untuk ikut mengawasi jalannya program MBG. Namun, ia mengingatkan agar pengawasan tersebut tidak disalahgunakan untuk kepentingan pribadi.

Presiden menegaskan aparat tidak boleh melakukan intimidasi maupun meminta imbalan kepada pihak yang menjalankan program MBG. Menurutnya, pengawasan harus dilakukan semata-mata demi menjaga keberhasilan program.

"Dandim, Kapolres, Kapolsek silakan periksa, yang artinya baik, jangan manggil-manggil mau ngerjain, jangan! Saya sudah lama jadi orang Indonesia, manggil-manggil minta setoran. Rakyat awasi, rakyat sekarang tidak bodoh," ujar Prabowo.

Ia menilai keterlibatan masyarakat dalam mengawasi program juga menjadi bagian penting untuk mencegah kebocoran anggaran. Prabowo bahkan membuka ruang bagi masyarakat untuk melaporkan dugaan pelanggaran secara langsung melalui media sosial.

Prabowo berharap sistem pengawasan yang melibatkan pemerintah daerah, aparat, dan masyarakat mampu membuat pelaksanaan MBG berjalan lebih transparan. Dengan begitu, manfaat program dapat benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan.

Baca Juga: Prabowo Geram Ada Maling Nyusup ke Program MBG, Minta Warga Lapor Langsung Lewat TikTok!

Program MBG sendiri merupakan salah satu program prioritas pemerintah untuk meningkatkan pemenuhan gizi anak-anak Indonesia. Karena itu, Prabowo menegaskan pelaksanaannya harus terbebas dari praktik korupsi maupun penyimpangan.

Menurutnya, keberhasilan program tersebut bergantung pada integritas seluruh pihak yang terlibat, mulai dari pengelola dapur, pemerintah daerah, aparat pengawas, hingga masyarakat.

Melalui pengawasan bersama, pemerintah berharap setiap anggaran yang dialokasikan benar-benar digunakan untuk memenuhi kebutuhan gizi masyarakat, sekaligus memastikan tidak ada pihak yang memanfaatkan program tersebut untuk kepentingan pribadi.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Wahyu Pratama
Editor: Wahyu Pratama