Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Polisi Tangkap Pelaku Ancaman Bom di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Motif Masih Didalami

Polisi Tangkap Pelaku Ancaman Bom di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Motif Masih Didalami Kredit Foto: Antara/Raisan Al Farisi
Warta Ekonomi, Jakarta -

Polisi menangkap seorang pria berinisial MY (34) terkait ancaman teror bom di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Penangkapan dilakukan tidak lama setelah aparat menerima laporan mengenai ancaman tersebut.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan pelaku merupakan warga yang tinggal di sekitar lokasi sekolah. Saat ini, penyidik masih mendalami motif serta tujuan pelaku mengirim ancaman.

"Untuk pelaku satu orang inisial MY yang beralamat di sekitar lokasi kejadian sekolah sudah diamankan," kata Budi kepada wartawan, Senin (13/7/2026).

Budi belum menjelaskan secara rinci kronologi penangkapan MY. Pelaku kini menjalani pemeriksaan intensif di Polres Metro Jakarta Selatan.

"Masih dalam pendalaman penyidik terkait tujuan dan motif dari yang bersangkutan," ujarnya.

Sebelumnya, tim Gegana Brimob bersama Densus 88 Antiteror melakukan penyisiran di area SDN Srengseng Sawah 15 Pagi setelah muncul ancaman bom. Dari hasil pemeriksaan, petugas memastikan tidak menemukan bahan peledak di lokasi.

"Nihil, tapi masih disisir, lagi disisir," kata Kapolsek Jagakarsa Kompol Nurma Dewi.

Ancaman bom diketahui dikirim melalui pesan WhatsApp kepada guru dan petugas tata usaha sekolah. Pesan tersebut masuk saat para siswa dan tenaga pendidik sedang mengikuti upacara hari pertama masuk sekolah setelah libur panjang.

Baca Juga: Heboh Teror Bom via WA di SDN 15 Pagi Srengseng Sawah, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan

"Laporannya 07.30 WIB, tapi memang di-WA itu orang lagi pada upacara. Sudah upacara baru lihat WA-nya, kita langsung datang semuanya, camat, lurah," jelas Nurma.

Meski sempat menimbulkan kepanikan, situasi di sekolah kini telah dinyatakan aman. Polisi masih melanjutkan penyelidikan untuk mengungkap motif pelaku di balik aksi ancaman tersebut.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Christian Andy
Editor: Christian Andy

Tag Terkait: