Kredit Foto: Mochamad Ali Topan
Didukung Google.org dan Mitra Teknologi
Pengembangan ION memperoleh dukungan Google.org untuk fase inkubasi infrastruktur perdagangan digital terbuka nasional. Dukungan tersebut ditujukan untuk mempercepat perdagangan digital yang inklusif, khususnya bagi usaha mikro dan wirausahawan di wilayah perdesaan.
Networks for Humanity juga bergabung sebagai mitra pengetahuan dengan membawa pengalaman internasional dalam pengembangan ekosistem digital yang terbuka, interoperabel, dan inklusif. Mitra pendiri ekosistem ION antara lain Indosat Ooredoo Hutchison, Protean e-Gov Technologies, Pidge, Remiges, Bajaj-Maxride, PlaceOrder, Haqdarshak, Integra Microsystems, Moving Tech Innovations, Infinys, ThoughtLine, Ayantram, dan Blitz.
Baca Juga: Nilai Ekonomi Digital RI Tembus US$99 Miliar, Meutya Tak Rela Jika Dinikmati Negara Lain
Chief Executive Officer PT Chairos International Ventures Sachin Gopalan mengatakan ION bukan sekadar platform e-commerce, melainkan infrastruktur digital bersama yang memungkinkan marketplace, perusahaan logistik, penyedia pembayaran, perbankan, dan aplikasi bisnis saling terhubung. Dengan memisahkan infrastruktur dari aplikasi, kata dia, Indonesia sedang membangun ekonomi digital yang menjadikan kolaborasi sebagai sumber inovasi.
Menurut Sachin, Chairos berperan mempertemukan pemerintah, dunia usaha, mitra teknologi, dan para ahli internasional agar ION berkembang menjadi ekosistem nasional yang pada akhirnya dimiliki dan dikelola untuk kepentingan Indonesia.
Kehadiran ION diharapkan menjadi bagian penting dari pembangunan ekonomi digital menuju Indonesia Emas 2045. Infrastruktur tersebut diarahkan untuk menggantikan fragmentasi dengan interoperabilitas, mengurangi eksklusivitas antarsistem, serta memperluas peluang bagi jutaan UMKM untuk tumbuh dalam ekosistem digital nasional.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Fajar Sulaiman
Editor: Fajar Sulaiman