- Home
- /
- New Economy
- /
- Energi
Dikawal BPH Migas, Pertamina Patra Niaga Sebut Antrian BBM di SPBU Medan Mulai Terurai
Kredit Foto: Istimewa
Fathul menilai evaluasi perlu difokuskan pada aspek distribusi, termasuk penguatan sistem peringatan dini dan pemantauan armada distribusi secara menyeluruh agar potensi kendala dapat diantisipasi lebih cepat.
“Kendala ini operasional, operasional distribusi. Perlu ada semacam _early warning system_ (peringatan dini). Selain itu juga seluruh armada terlihat di pemantauan, apakah di jalan atau SPBU. Permasalahan ini harus bisa segera diselesaikan," tuturnya, seraya mengingatkan pentingnya menjaga kualitas pelayanan publik agar masyarakat memperoleh layanan distribusi BBM yang prima.
Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Sunardi, mengatakan seluruh operasional Fuel Terminal Medan Group berjalan kondusif dan terus dioptimalkan selama 24 jam untuk memastikan kebutuhan BBM masyarakat terpenuhi.
Sejak 14 hingga 16 Juli 2026, rata-rata penyaluran BBM ke SPBU mencapai lebih dari 6.000 kiloliter (KL) per hari. Peningkatan penyaluran tersebut dilakukan untuk memperkuat stok BBM di tingkat SPBU sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat kembali normal.
“Mudah-mudahan peningkatan penyaluran ini dapat menjadi tambahan stok di SPBU sehingga mampu mengurai antrean yang masih terjadi,” ujar Sunardi.
Selain melakukan penguatan distribusi dari sisi operasional, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut bersama BPH Migas juga melakukan pemantauan langsung ke sejumlah SPBU di Kota Medan. Hasil pemantauan menunjukkan penyaluran Solar dan Pertalite berlangsung lancar, dengan ketersediaan stok yang terus dijaga melalui pengisian secara berkelanjutan agar pelayanan kepada masyarakat tetap optimal.
Perbaikan kondisi tersebut juga mulai dirasakan langsung oleh masyarakat. Samsuri (60), pengemudi ojek daring di Kota Medan, mengaku proses pengisian BBM yang sempat mengalami antrean kini telah jauh lebih lancar.
“Kepada masyarakat, beberapa hari yang lalu saya mengimbau agar bersabar karena ada kendala. Sekarang sudah mantap dan sudah lancar. Saya merasakannya langsung,” ungkapnya.
Baca Juga: Penuhi Tingginya Kebutuhan BBM di Medan, Elnusa Petrofin Tambah Armada dan Personel
Hal senada disampaikan Hasbi (23), seorang pengemudi truk, yang merasakan waktu tunggu pengisian BBM kini jauh lebih singkat dibandingkan beberapa hari sebelumnya.
“Terima kasih kepada pemerintah. BBM di Sumatera Utara sekarang sudah lancar,” katanya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Direktur Utama PT Elnusa Petrofin Doni Indrawan dan Fuel Terminal Manager Medan Group PPN Teddy Manuputty.
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut akan terus memperkuat koordinasi bersama BPH Migas, pemerintah daerah, aparat penegak hukum, serta seluruh pemangku kepentingan guna memastikan proses normalisasi distribusi BBM berjalan secara optimal. Melalui operasional Fuel Terminal, armada mobil tangki, serta SPBU yang terus disiagakan, Pertamina berkomitmen menjaga keandalan pasokan energi agar kebutuhan masyarakat di Sumatera Utara dapat terpenuhi dengan baik.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Fajar Sulaiman