Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Disertasinya Dituduh 90% Plagiat, Roy Suryo Bereaksi!

Disertasinya Dituduh 90% Plagiat, Roy Suryo Bereaksi! Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

Polemik yang menyeret Roy Suryo kembali memanas. Di tengah perkara dugaan fitnah ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi), kini mantan Menteri Pemuda dan Olahraga itu menjadi sorotan usai disertasinya dituding mengandung unsur plagiarisme.

Tudingan tersebut dilontarkan Ahli Forensik Digital, Josua Sinambela. Melalui akun Facebook pribadinya, Josua mengaku telah melakukan penelusuran terhadap disertasi doktor Roy Suryo menggunakan sejumlah perangkat pendeteksi plagiarisme, termasuk Turnitin.

Berdasarkan hasil pemeriksaannya, ia menduga karya ilmiah tersebut memiliki indikasi kuat sebagai hasil plagiarisme.

"Terdapat dugaan kuat bahwa disertasi Saudara RS merupakan hasil plagiarisme. Hal ini didasarkan pada hasil pengujian dari berbagai perangkat deteksi plagiarisme dan turnitin (seperti yang tertera pada gambar)," tulis Josua.

Baca Juga: Disertasi Roy Suryo Baru Diupload 13 Juli, Pakar: Sepertinya Oknum UNJ Panik

Dalam unggahannya, Josua memperlihatkan tangkapan layar hasil pemeriksaan yang diklaim menunjukkan tingkat kemiripan hingga 90 persen pada Bab IV disertasi Roy Suryo.

Menurutnya, hasil penelusuran juga menunjukkan sebagian besar materi yang diduga diplagiasi berasal dari karya ilmiah dengan jenjang akademik lebih rendah.

"Berdasarkan hasil penelusuran, materi yang diduga diplagiasi justru mayoritas berasal dari skripsi dan penelitian dengan jenjang akademik yang lebih rendah," lanjut dia.

Di tengah tudingan tersebut, Roy Suryo melalui YouTube pribadinya memperlihatkan momen saat mengambil ijazah doktornya. Video tersebut diakui direkam pada 15 Juli 2026.

Roy menjelaskan, sebelum menerima ijazah, dirinya harus melalui sejumlah prosedur administrasi, termasuk menandatangani surat pernyataan tidak melakukan plagiarisme serta mengunggah dokumen ke repositori kampus. 

Ia menyebut proses tersebut dilakukan dengan didampingi pengamat politik sekaligus dosen Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Ubedilah Badrun. Pengakuan tersebut sekaligus membantah adanya masalah pada disertasi doktornya, termasuk soal isu plagiat. 

“Terus terang, saya habis wisuda di Sentul itu sama teman-teman waktu itu mau ngambil, tapi, ‘Oh nanti, Pak Roy, tunggu dulu. Nanti, beberapa hari lagi.’ Habis itu nggak saya ambil ambil. Memang lama,” ujar Roy Suryo.

Roy juga membantah kabar yang menyebut dirinya pernah berstatus drop out.

“Ini saya menerima ijazah asli dan resmi terimanya siang hari di pusat layanan informasi. Asli, loh. Ini ada watermark-nya,” kata dia.

Lebih lanjut, Roy menjelaskan perjalanan studinya di program doktor. Ia mengaku mulai menempuh pendidikan S3 sejak 2016, namun sempat tertunda sebelum akhirnya kembali melanjutkan studi pada 2020 hingga dinyatakan lulus pada 2024.

"Saya mengikuti wisuda itu pada awal Maret tahun 2024 di Sentul International Convention Center semua ada foto-fotonya, dan pada saatnya akan saya jelaskan, tentu tidak sekarang," ucap Roy Suryo.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri

Tag Terkait: