Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Serangan AS ke Iran Tewaskan Lebih dari 50 Orang, Anak-anak Turut Jadi Korban

Serangan AS ke Iran Tewaskan Lebih dari 50 Orang, Anak-anak Turut Jadi Korban Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

Korban tewas akibat gelombang serangan udara Amerika Serikat (AS) ke berbagai wilayah Iran terus bertambah. Pemerintah Iran melaporkan lebih dari 50 orang meninggal dunia sejak operasi militer Washington dimulai pada akhir Juni 2026.

Kementerian Kesehatan Iran menyatakan serangan yang berlangsung sejak 27 Juni telah menewaskan lebih dari 50 orang. Di antara korban meninggal terdapat lima perempuan dan dua anak-anak.

Juru bicara Kementerian Kesehatan Iran, Hossein Kermanpour, mengatakan sedikitnya 517 orang lainnya mengalami luka-luka. Dari jumlah tersebut, 35 korban luka merupakan perempuan dan 19 lainnya adalah anak-anak.

Ia menambahkan sebanyak 28 tindakan operasi telah dilakukan terhadap para korban luka. Sebagian besar pasien telah mendapatkan penanganan medis di rumah sakit.

Sebanyak 468 korban luka dilaporkan sudah diperbolehkan pulang setelah menjalani perawatan. Sementara itu, sekitar 32 pasien masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Ketegangan di Timur Tengah kembali meningkat setelah Iran dan Amerika Serikat saling melancarkan serangan dalam beberapa pekan terakhir. Konflik dipicu memanasnya perselisihan terkait keamanan jalur pelayaran di Selat Hormuz.

Baca Juga: Dibuat Ketar-ketir Iran, Amerika Minta Dunia Ikut Turun Tangan Buka Selat Hormuz

Dalam beberapa hari terakhir, militer AS menggempur sejumlah target di daratan maupun wilayah pesisir Iran. Teheran kemudian membalas dengan melancarkan serangan ke pangkalan militer Amerika Serikat di sejumlah negara kawasan Teluk.

Meningkatnya eskalasi tersebut juga mengakhiri nota kesepahaman (MoU) gencatan senjata yang sebelumnya dimediasi Pakistan dan ditandatangani kedua negara pada Juni 2026.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Christian Andy
Editor: Christian Andy

Tag Terkait: