Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Janggal? Laporan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Mendadak Dicabut, Polisi Tetap Usut!

Janggal? Laporan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Mendadak Dicabut, Polisi Tetap Usut! Kredit Foto: Unsplash/Kristina Tripkovic
Warta Ekonomi, Jakarta -

Kasus dugaan penculikan atlet golf Jesslyn Wijaya masih menyisakan banyak tanda tanya. Meski laporan polisi telah dicabut oleh pelapor, Polres Metro Jakarta Pusat memastikan penyelidikan belum dihentikan karena fakta sebenarnya di balik peristiwa itu masih belum terungkap.

Polisi menegaskan fokus penyelidikan saat ini adalah memastikan apakah Jesslyn benar menjadi korban tindak pidana penculikan. Hingga kini, keberadaan korban pun masih belum diketahui.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra mengungkapkan, pelapor telah mendatangi kantor polisi untuk mencabut laporannya pada Minggu (19/7). Namun, langkah tersebut tidak otomatis menghentikan proses hukum yang sedang berjalan.

"Pada hari Minggu (19/7) pelapor datang ke Polres Metro Jakarta Pusat untuk mencabut laporan. Namun kami dari Polres Metro Jakarta Pusat belum menghentikan penyelidikan karena kami masih belum menemukan keterangan perkara yang sebenarnya terjadi, apakah ada perbuatan pidana dalam peristiwa tersebut," kata Roby dalam keterangannya di Jakarta.

Baca Juga: Atlet Golf Jesslyn Hilang Misterius, Jejak Terakhirnya Bikin Bingung

Roby menjelaskan, laporan awal dibuat oleh seorang perempuan berinisial NA yang merupakan teman korban. Dalam laporannya, NA menyebut Jesslyn diduga menjadi korban penculikan di Restoran Saung Kita, kawasan Mangga Besar, Jakarta Pusat, pada Senin (13/7).

Korban disebut didatangi sekitar lima orang yang kemudian membawa paksa dirinya keluar dari restoran.

Sejak laporan diterima, penyidik telah melakukan berbagai langkah penyelidikan. Polisi memeriksa rekaman CCTV di sekitar lokasi, meminta keterangan sejumlah saksi, hingga mendatangi rumah korban maupun orang tuanya untuk menggali informasi.

Meski demikian, upaya tersebut belum berhasil mengungkap keberadaan Jesslyn. Roby mengakui ada kemungkinan korban sudah tidak berada di wilayah Jakarta. Namun, penyidik masih terus mendalami seluruh informasi yang diperoleh.

"Ada kemungkinan tidak berada di Kota Jakarta, namun kami masih melakukan penyelidikan sampai menemukan apakah benar peristiwa ini terjadi atas kemauan korban atau memang ada dugaan tindak pidana penculikan seperti yang dilaporkan di awal," ujarnya.

Menurut Roby, penyelidikan akan tetap dilanjutkan hingga polisi memperoleh gambaran utuh mengenai apa yang sebenarnya terjadi.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri