Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Dorong Ekonomi Sirkular, Chandra Asri Olah Sampah Plastik Jadi Minyak Pirolisis

Dorong Ekonomi Sirkular, Chandra Asri Olah Sampah Plastik Jadi Minyak Pirolisis Kredit Foto: Chandra Asri Group
Warta Ekonomi, Jakarta -

PT Chandra Asri Pacific Tbk (Chandra Asri Group) memperluas program edukasi pengelolaan sampah #AksiAsri Operasi Semut ke luar wilayah Jabodetabek sebagai bagian dari upaya memperkuat ekonomi sirkular melalui pengelolaan sampah berbasis masyarakat.

Perluasan tersebut ditandai dengan pelaksanaan seri ke-12 program melalui inisiatif Jejak Asri On the Move di Kota Serang, Banten, bekerja sama dengan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta). Langkah ini menjadi bagian dari strategi perusahaan memperluas budaya pemilahan sampah dari sumbernya sekaligus meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan limbah.

Sejak diluncurkan pada awal 2023, #AksiAsri Operasi Semut menggabungkan edukasi pemilahan sampah dengan aksi bersih-bersih di ruang publik. Hingga pertengahan 2026, program tersebut telah digelar dalam 12 seri, melibatkan 291 relawan, serta berhasil mengumpulkan 265 kilogram sampah.

Dalam setiap kegiatan, peserta diajak memilah sampah organik, anorganik, dan residu sebelum mengikuti aksi pembersihan di ruang publik. Pendekatan tersebut ditujukan untuk membangun kebiasaan pengelolaan sampah yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Tidak hanya berfokus pada pengumpulan sampah, Chandra Asri juga memastikan limbah yang terkumpul dikelola lebih lanjut. Sampah plastik bernilai ekonomi rendah hasil pemilahan diproses di Industri Pengelolaan Sampah Terpadu Atasi Sampah Kelola Mandiri (IPST ASARI) menjadi minyak pirolisis sebagai bahan baku alternatif.

Pemanfaatan limbah plastik tersebut merupakan bagian dari pengembangan ekonomi sirkular yang bertujuan mengurangi volume sampah menuju tempat pembuangan akhir (TPA) sekaligus meningkatkan nilai tambah limbah melalui proses daur ulang dan pengolahan.

Selama tiga tahun pelaksanaannya, program #AksiAsri Operasi Semut telah hadir di berbagai ruang publik dan kegiatan berskala nasional, seperti kawasan Car Free Day Jakarta, Kota Tua, Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Running Festival, Jakarta Martial Arts Extravaganza (JMAE), hingga Indonesia Short Course Emerging Series 2026.

Melalui berbagai kegiatan tersebut, perusahaan berupaya memperluas jangkauan edukasi mengenai pentingnya pemilahan sampah sejak dari sumber serta mendorong keterlibatan masyarakat dalam praktik pengelolaan sampah yang berkelanjutan.

Ekspansi ke Kota Serang menjadi langkah pertama program di luar Jabodetabek. Perusahaan menilai kolaborasi dengan perguruan tinggi dan komunitas menjadi salah satu pendekatan untuk memperkuat kesadaran generasi muda terhadap isu lingkungan sekaligus mendukung terciptanya sistem pengelolaan sampah yang lebih bertanggung jawab.

Baca Juga: Chandra Asri Group Bersiap Gelontorkan Investasi USD1 Miliar untuk Proyek CA-EDC Tahap II

Baca Juga: Saham Grup Barito Terbang, Prajogo Pangestu Rebut Lagi Takhta Orang Terkaya Indonesia

Program tersebut sebelumnya juga memperoleh apresiasi berupa predikat “Very Good” pada kategori Creative Corporate Reputation dalam ajang Indonesia PR of the Year 2023. Penghargaan diberikan berdasarkan efektivitas program dalam meningkatkan pemahaman sekaligus partisipasi masyarakat terhadap aksi pelestarian lingkungan.

Melalui perluasan #AksiAsri Operasi Semut, Chandra Asri berharap pengelolaan sampah tidak hanya menjadi kegiatan sesaat, tetapi berkembang menjadi kebiasaan yang mampu mendukung terciptanya ekonomi sirkular sekaligus memperkuat pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Annisa Nurfitri
Editor: Annisa Nurfitri