- Home
- /
- Kabar Finansial
- /
- Bursa
Perry Warjiyo Mundur Berpotensi Picu Volatilitas IHSG, Saham Perbankan Bisa Kena Sengatan
Kredit Foto: Antara/Hafidz Mubarak A
Pengunduran diri Perry Warjiyo dari jabatan Gubernur Bank Indonesia (BI) diperkirakan menjadi sentimen baru bagi pasar keuangan domestik. Pelaku pasar diproyeksikan mengambil sikap wait and see dalam jangka pendek sambil mencermati proses pergantian pucuk pimpinan bank sentral.
Senior Technical Analyst Mirae Asset Sekuritas Indonesia M Nafan Aji Gusta mengatakan ketidakpastian terkait transisi kepemimpinan BI berpotensi meningkatkan volatilitas di pasar saham maupun pasar obligasi.
“Dalam jangka pendek, investor cenderung menerapkan pendekatan wait and see, sehingga volatilitas di pasar saham maupun pasar obligasi berpotensi meningkat,” ujar Nafan kepada Warta Ekonomi, Senin (27/7/2026).
Meski demikian, ia menilai besarnya dampak terhadap pasar tidak hanya ditentukan oleh pengunduran diri Perry Warjiyo, tetapi juga bergantung pada alasan di balik keputusan tersebut, mekanisme suksesi, serta kredibilitas sosok yang akan memimpin Bank Indonesia selanjutnya.
Menurut Nafan, apabila proses transisi berlangsung cepat, transparan, dan tetap menjaga independensi Bank Indonesia, tekanan terhadap pasar keuangan diperkirakan hanya bersifat sementara.
“Dampaknya akan sangat bergantung pada alasan pengunduran diri, mekanisme suksesi, serta kredibilitas sosok pengganti. Jika proses transisi berlangsung cepat, transparan, dan tetap menjaga independensi Bank Indonesia serta kesinambungan kebijakan moneter, maka tekanan terhadap pasar kemungkinan hanya bersifat sementara,” jelasnya.
Ia menambahkan, sektor perbankan dan sektor keuangan diperkirakan menjadi sektor yang paling sensitif terhadap perkembangan tersebut karena memiliki keterkaitan erat dengan arah kebijakan suku bunga, kondisi likuiditas, serta stabilitas sistem keuangan.
Selain pasar saham, Nafan juga mengingatkan agar pelaku pasar mencermati pergerakan nilai tukar rupiah. Menurutnya, mata uang domestik berpotensi mengalami tekanan apabila ketidakpastian memicu keluarnya dana investor asing (capital outflow) dari pasar keuangan Indonesia.
Oleh karena itu, investor disarankan terus memantau perkembangan proses transisi kepemimpinan di Bank Indonesia karena akan menjadi salah satu faktor yang memengaruhi sentimen dan arah pergerakan pasar keuangan dalam waktu dekat.
Baca Juga: Destry Damayanti Resmi Jadi Pejabat Gubernur Sementara BI, Gantikan Perry Warjiyo
Baca Juga: Mundur dari Gubernur BI, Segini Harta Kekayaan Perry Warjiyo
Baca Juga: Breaking News! Gubernur BI Perry Warjiyo Mundur dari Jabatan
Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengumumkan bahwa Presiden telah menerima surat pengunduran diri Perry Warjiyo sebagai Gubernur Bank Indonesia. Pemerintah selanjutnya akan memproses pemberhentian Perry secara hormat melalui Keputusan Presiden.
Sesuai Undang-Undang Bank Indonesia, jabatan Gubernur BI untuk sementara dijalankan oleh Deputi Gubernur Senior Destry Damayanti sebagai Pejabat Gubernur Sementara hingga ditetapkannya gubernur definitif.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Dian Ihsan
Editor: Annisa Nurfitri