Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Pemerintah Beri Sinyal Penyesuaian Harga Pertamax

Pemerintah Beri Sinyal Penyesuaian Harga Pertamax Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Yuliot Tanjung, memberi sinyal adanya potensi penyesuian harga Pertamax (RON 92) di pasaran.

Namun, hal tersebut sangat bergantung pada rata-rata harga minyak dunia yang masih dibayangi ketidakpastian geopolitik, terutama konflik di kawasan Timur Tengah.

“Termasuk kalau potensi nanti harga itu secara rata-rata turun, ya tentu dari Pertamina akan menyesuaikan harga,” ujar Yuliot di Jakarta, Selasa (28/7/2026).

Harga minyak dunia sebelumnya sempat menembus level di atas US$100 per barel. Namun, harga tersebut kini mulai bergerak turun.

Pada perdagangan Selasa, harga minyak Brent berada di level US$87,86 per barel, turun 0,57% dibandingkan penutupan sebelumnya sebesar US$88,36 per barel.

Sementara itu, harga minyak West Texas Intermediate atau WTI turun 0,77% menjadi US$81,97 per barel dari sebelumnya US$82,61 per barel.

Meski harga minyak mulai melemah, Yuliot menilai tingkat ketidakpastian di pasar global masih cukup tinggi. Kondisi tersebut terutama dipengaruhi perkembangan geopolitik internasional.

Yuliot menegaskan Pertamax merupakan bahan bakar minyak nonsubsidi sehingga penetapan harganya mengikuti harga pasar.

“Untuk harga Pertamax, kita mengikuti harga pasar. Untuk harga pasar, kalau kita lihat kondisi secara geopolitik, ada juga uncertainty-nya cukup tinggi. Jadi justru di pasar internasional kan harga naik," katanya.

Baca Juga: Pertamax Tetap Rp16.250 per Liter, Pakar: Strategi Price Smoothing

Baca Juga: Bahlil Pastikan RI Sudah Impor Minyak Rusia, Bukan Langsung Jadi BBM Lalu Buat Apa?

“Jadi nanti akan dihitung BPP-nya Pertamina plus keuntungan. Nanti kami dari Kementerian ESDM akan mencoba melihat kira-kira harga keekonomiannya bagaimana,” tutupnya.

Kementerian ESDM selanjutnya akan mengevaluasi perhitungan tersebut untuk memastikan harga yang ditetapkan sesuai dengan tingkat keekonomiannya.

Di DKI Jakarta, harga Pertamax saat ini dibanderol Rp16.250 per liter.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Rahmat Dwi Kurniawan
Editor: Dwi Aditya Putra