Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Pantas Selalu Lolos? Purnawirawan TNI Sebut Jokowi Dilindungi Banyak 'Orang Kuat'

Pantas Selalu Lolos? Purnawirawan TNI Sebut Jokowi Dilindungi Banyak 'Orang Kuat' Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

Polemik mengenai dugaan ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) kembali memanas setelah sejumlah tokoh menyampaikan pandangannya. Kali ini, sorotan datang dari Mayor Jenderal TNI (Purn.) Soenarko yang mengaitkan isu tersebut dengan dugaan adanya pihak-pihak yang disebut memberikan perlindungan kepada Jokowi.

Dalam pernyataannya, Soenarko bahkan menyebut polemik ijazah palsu yang kini masih bergulir bukan sekadar persoalan dokumen, melainkan pintu masuk untuk meminta pertanggungjawaban terhadap berbagai hal yang menurutnya terjadi selama masa pemerintahan Jokowi.

"Kita tahu yang melakukan kelakuan si Jokowi ini adalah sekelompok orang. Para pengkhianat yang merusak bangsa ini. Ya, di dalamnya ada PKI, ada anasir-anasirnya atau tokoh-tokohnya yang ada di dalam pemerintahan dia," katanya.

Ia kemudian mengklaim terdapat sejumlah pihak dari berbagai kalangan yang disebut turut memberikan perlindungan terhadap Jokowi sehingga berbagai upaya pengusutan terkait polemik ijazah dinilai tidak mudah dilakukan.

Baca Juga: 'Pola Basinya Terbaca' Kasus Ijazah Jokowi Redup, Gibran Kini Jadi Target Baru

"Baik itu purnawirawan jenderal TNI, Polri, maupun tokoh-tokoh lain. Nah, inilah yang melindungi sekarang sehingga setiap ada pengusutan tentang ijazah palsu Jokowi, begitu besar kekuatannya. Ada yang bergerak untuk menjaganya, melindunginya. Termasuk ada kekuatan asing yang melindungi dia," ujar dia.

Lebih lanjut, Soenarko mengajak masyarakat yang memiliki pandangan serupa agar tidak menghentikan perjuangan terkait polemik tersebut.

"Apa kita mau menyerah, rakyat? Kita sudah merasakan bagaimana dirusak oleh manusia yang namanya Jokowi ini," ucapnya.

Menurut Soenarko, perjuangan itu harus terus dilanjutkan meskipun generasi yang saat ini memperjuangkannya kelak tidak lagi ada.

Baca Juga: Analis: Sudah Waktunya Prabowo Mengakhiri 'Bulan Madu' dengan Orang-orangnya Jokowi

"Pejuang atau pahlawan belum tentu bisa menyelesaikan tugas ini secara tuntas. Tapi kalau kita sudah dipanggil Yang Mahakuasa, meninggalkan dunia ini, kita berharap generasi di bawah kita, anak-anak kita, melanjutkan sampai terbongkar," terangnya.

Pernyataan Soenarko tersebut menambah daftar pandangan yang muncul di tengah polemik dugaan ijazah Jokowi yang masih menjadi perbincangan publik. Hingga kini, isu tersebut terus memunculkan beragam tanggapan dari berbagai pihak dengan sudut pandang yang berbeda.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri