Disebut Pengecut Usai Hijrah dari Kasus Ijazah, Dokter Tifa: 1.910 Hari Saya Meneliti, Kalian Bantu Apa?
Kredit Foto: Sufri Yuliardi
"Kalian bantu saya apa selama ini? Beli buku saya kek. Borong buku biar saya tenang berjuang tanpa mikir dengan apa saya membiayai perjuangan ini. Jangan cuma jadi komentator bola di lapangan seakan jadi si paling berjuang," tuturnya.
"Bantu beli buku kagak. Datang temani saya bersidang kagak. Menghujat paling duluan. Kalah berani sama perempuan. Huh! Cemen!" sentil Dokter Tifa.
Pada akhirnya, karena merasa tugasnya sebagai peneliti dan pejuang telah ditunaikan, Dokter Tifa memilih menggunakan istilah hijrah. Namun, keputusan tersebut justru kembali dipersoalkan oleh sejumlah pihak.
"Lalu saya mau berhijrah kok pada protes. Bahkan memaki saya pengecut. Bahkan sekarang ini isu mencuat saya dikatakan diam-diam ke Solo. Allahuakbar! Jika saya mau berdamai dengan Joko Widodo, akan saya terima tawaran itu jauh-jauh hari," sambung Dokter Tifa.
Ia pun menegaskan bahwa dirinya siap menghadapi persoalan hukum apabila status bebas yang telah diperolehnya kembali dipersoalkan.
"Sekarang, ketika status bebas saya terancam dibatalkan, ya tentu saya harus melawan, dong. Saya bebas cuma tiga hari lalu tiba-tiba jadi terdakwa lagi dengan panggilan sidang. Ya harus saya lawan dong. Dengan apa? Ya dengan fasilitas hukum yang ada mulai dari Pra Peradilan. Maka saya mengajukan Pra Peradilan! Diizinkan Mahkamah Agung maka insyaAllah Rabu 12 Agustus 2026 saya berjuang lagi di sidang," imbuhnya.
Di luar persoalan ijazah Jokowi, Dokter Tifa mengatakan ingin mengalihkan perhatian pada berbagai persoalan lain yang menurutnya juga membutuhkan perhatian.
"Saya mau urusi banyaaak sekali masalah-masalah yang di depan mata: ancaman kesehatan yang makin meledak, teknologi Vaksin yang harus diawasi, senjata biologis yang menjadi bagian dari Perang Dunia III, gangguan mental massal yang bikin banyak bunuh diri dan pembunuhan sadis, masalah geopolitik, sosial, kesejahteraan, status gizi buruk, angka infeksi yang meledak," ungkapnya.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri
Tag Terkait: