Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Pertama Kalinya, Honda Percayakan India untuk Pengembangan Platform Mobil

Pertama Kalinya, Honda Percayakan India untuk Pengembangan Platform Mobil Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

Honda dikabarkan mulai mengubah pendekatannya dalam mengembangkan kendaraan baru. Pabrikan asal Jepang itu disebut menyerahkan pengembangan salah satu program kendaraan barunya kepada Tata Technologies, perusahaan jasa rekayasa asal India.

Dikutip dari Japan Times, langkah tersebut menjadi yang pertama bagi Honda dalam mempercayakan pengembangan platform kendaraan secara menyeluruh kepada perusahaan engineering asal India.

Menurut sumber yang mengetahui rencana tersebut, platform yang dikembangkan Tata Technologies nantinya dapat digunakan untuk sejumlah model kendaraan. Platform itu juga dirancang agar mampu mengakomodasi berbagai jenis sistem penggerak, mulai dari mesin pembakaran internal hingga teknologi elektrifikasi seperti hybrid dan mobil listrik.

Namun, sumber tersebut tidak mengungkapkan negara atau kawasan mana yang akan menjadi pasar bagi kendaraan yang menggunakan platform hasil pengembangan Tata Technologies.

Keputusan Honda ini sekaligus menandai perubahan dari pola pengembangan kendaraan yang selama ini lebih banyak dilakukan secara internal atau melalui jaringan pemasok yang telah lama menjadi mitranya.

Langkah tersebut datang ketika Honda tengah melakukan penataan ulang terhadap strategi produknya. Perusahaan sebelumnya mencatat kerugian tahunan pertamanya sejak berdiri pada 1948, sekaligus menunda sejumlah program kendaraan listrik dan mempercepat upaya efisiensi biaya.

Juru bicara Honda mengatakan perusahaan selalu mempertimbangkan berbagai kemungkinan kerja sama eksternal untuk memperkuat daya saing. Namun, Honda tidak memberikan komentar mengenai spekulasi pasar maupun rincian kerja sama tertentu.

Tata Technologies juga belum memberikan tanggapan atas permintaan komentar terkait kerja sama tersebut.

Mengejar Ketertinggalan di India

Pengembangan kendaraan secara lebih cepat menjadi semakin penting bagi Honda, terutama di India. Pasalnya, lini produk Honda di negara tersebut dinilai masih relatif terbatas dan tertinggal dibandingkan sejumlah pesaing seperti Maruti Suzuki India dan Toyota.

India sendiri merupakan salah satu pasar yang dianggap penting bagi Honda, selain Jepang dan Amerika Utara. Namun, hingga kini Honda belum memasarkan mobil listrik berbasis baterai di negara tersebut.

Baca Juga: Akhirnya Meluncur, Honda Perkenalkan Mobil Listrik Super One di GIIAS 2026

Di sisi lain, perusahaan lokal seperti Tata Motors dan Mahindra & Mahindra telah lebih dulu memperluas jajaran kendaraan listriknya untuk mengejar pertumbuhan pasar.

Posisi Honda di pasar India pun terus menyusut. Pangsa pasarnya kini berada di bawah 2 persen, turun jauh dari lebih dari 7 persen yang pernah dicapai sekitar satu dekade lalu.

Honda sebenarnya bukan pertama kali mengandalkan perusahaan lain dalam pengembangan kendaraan. Sebelumnya, pabrikan tersebut pernah bekerja sama dengan General Motors untuk mengembangkan sejumlah model, termasuk Honda Prologue dan Acura ZDX yang kini sudah dihentikan produksinya.

Namun, kerja sama dengan Tata Technologies menjadi berbeda karena untuk pertama kalinya Honda menggandeng perusahaan engineering asal India untuk mengembangkan platform kendaraan baru secara menyeluruh.

India Makin Diperhitungkan

Kerja sama ini juga memperlihatkan semakin besarnya peran India sebagai pusat pengembangan teknologi dan rekayasa otomotif global.

Sejumlah produsen mobil dunia, termasuk Mercedes-Benz Group dan BMW, kini semakin banyak memanfaatkan tenaga engineering di India untuk mengembangkan kendaraan. Langkah tersebut dinilai dapat membantu memangkas biaya sekaligus mempercepat proses pengembangan produk.

CEO Tata Technologies Warren Harris sebelumnya mengungkapkan kepada analis pada Juli bahwa perusahaannya tengah mengembangkan program kendaraan secara menyeluruh bersama salah satu produsen otomotif Jepang terkemuka. Ia tidak menyebut nama perusahaan tersebut.

Tata Technologies merupakan bagian dari Tata Group dan menyediakan layanan rekayasa serta teknologi digital untuk sektor otomotif, dirgantara, dan industri.

Bagi perusahaan tersebut, kerja sama dengan Honda menjadi pencapaian penting karena produsen otomotif Jepang selama ini dikenal cukup selektif dalam menggunakan jasa perusahaan engineering eksternal.

Baca Juga: Hadapi Persaingan Ketat, Honda Perpanjang Kerja Sama dengan GAC hingga 2038

Sementara bagi Honda, keputusan tersebut sejalan dengan perubahan strategi pengembangan kendaraan. CEO Honda Toshihiro Mibe sebelumnya mengatakan perusahaan akan memanfaatkan sumber daya eksternal secara lebih fleksibel dan strategis.

India dan China disebut memiliki keunggulan dari sisi biaya serta ketersediaan tenaga engineering. Faktor tersebut menjadi semakin relevan ketika industri otomotif global menghadapi ketidakpastian dan tekanan efisiensi.

Honda sendiri berencana memperkenalkan keluarga kendaraan baru di India mulai 2028. Negara tersebut juga diproyeksikan memiliki peran yang lebih besar sebagai basis produksi dan ekspor Honda untuk pasar Amerika Latin serta Asia Tenggara.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Ilham Nurul Karim
Editor: Fajar Sulaiman