Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Wadirut GOTO Mundur dari Jabatannya, Kenapa?

Wadirut GOTO Mundur dari Jabatannya, Kenapa? Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) akan melakukan perubahan di jajaran manajemen setelah Catherine Hindra Sutjahyo menyatakan mundur dari posisi Wakil Direktur Utama.

Perseroan menerima surat pengunduran diri Catherine pada 28 Agustus 2026. Keputusan tersebut diambil atas pertimbangan pribadi dan keluarga.

Direktur dan Sekretaris Perusahaan GOTO, R.A. Koesoemohadiani mengatakan, perseroan selanjutnya akan membawa keputusan tersebut ke hadapan pemegang saham untuk mendapatkan persetujuan.

“Pada tanggal 28 Agustus 2026, perseroan telah menerima surat permohonan pengunduran diri dari Catherine Hindra Sutjahyo dari jabatannya selaku Wakil Direktur Utama perseroan karena alasan pribadi/keluarga,” ucap Koesoemohadiani dalam keterbukaan informasi BEI, Jumat (28/8/2026).

Proses tersebut mengacu pada POJK Nomor 33 Tahun 2014 yang mengatur mengenai direksi dan dewan komisaris emiten atau perusahaan publik. Untuk itu, GOTO akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada 28 Oktober 2026.

Melalui rapat tersebut, pemegang saham akan menentukan persetujuan atas pengunduran diri Catherine dari jajaran direksi.

Kiprah Catherine Selama di Gojek dan GOTO

Catherine bukan sosok baru di lingkungan GOTO. Ia bergabung dengan Gojek pada 2018 dan sejak saat itu menempati berbagai posisi penting dalam pengembangan bisnis perusahaan.

Pada 2021, Catherine dipercaya masuk jajaran direksi GOTO. Ia kemudian memimpin bisnis makanan serta penjualan dan operasional Gojek di Indonesia pada periode 2021-2022.

Tanggung jawabnya semakin besar pada 2023 ketika Catherine ditunjuk sebagai Presiden On-Demand Services GOTO. Dalam posisi tersebut, ia menangani arah strategis bisnis layanan on-demand yang mencakup sejumlah layanan utama Gojek.

Baca Juga: Morgan Stanley Borong 3,8 Miliar Saham GOTO, Harga Cuma Rp23 per Saham

Baca Juga: MSCI Tendang GOTO, Manajemen Ungkap Biang Keroknya

Baca Juga: MSCI Tendang 10 Saham Indonesia, Ada GOTO, CPIN, SMGR, hingga BUKA

Pada 2025, Catherine kembali mendapat kepercayaan untuk mengisi posisi Wakil Direktur Utama sekaligus Deputi CEO GOTO.

Sebelum masuk ke ekosistem Gojek, Catherine telah memiliki pengalaman di sektor teknologi, e-commerce, dan konsultasi manajemen. Ia pernah memimpin PT Sumber Trijaya Lestari (Alfacart) sebagai CEO pada 2016-2017. 

Catherine juga merupakan salah satu pendiri Zalora Indonesia melalui PT Fashion Eservice. 

Karier profesionalnya dimulai di McKinsey & Company. Ia bergabung sebagai Business Analyst pada 2004-2006 dan kemudian menduduki posisi Senior Associate pada 2010-2012.

Catherine juga pernah bergabung dengan Innosight sebagai Venture Leader pada 2006-2009.

Dari sisi pendidikan, Catherine merupakan lulusan Nanyang Technological University (NTU), Singapura, dari bidang bisnis.

Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.

Penulis: Dian Ihsan
Editor: Dian Ihsan