- Home
- /
- Kabar Finansial
- /
- Bursa
IHSG Menguat 1,14% ke Level 6.599,94, Transaksi Capai Rp20,73 Triliun
Kredit Foto: Antara/Muhammad Adimaja
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan Selasa (1/9/2026) di zona hijau. IHSG naik 74,46 poin atau 1,14% ke level 6.599,94.
Sepanjang perdagangan, IHSG bergerak fluktuatif dengan mencatatkan level terendah di 6.535 dan tertinggi 6.608,18.
Penguatan indeks turut dibarengi aktivitas perdagangan yang cukup ramai. Total volume transaksi mencapai 59,69 miliar saham dengan frekuensi 2,65 juta kali. Adapun nilai transaksi tercatat Rp20,73 triliun.
Dari keseluruhan saham yang diperdagangkan, sebanyak 407 saham menguat, 215 saham melemah, sementara 169 saham lainnya ditutup stagnan.
Berdasarkan riset harian Phintraco Sekuritas, IHSG diperkirakan bergerak konsolidasi pada perdagangan Selasa (1/9/2026). Phintraco Sekuritas memperkirakan indeks akan berada dalam rentang 6.450-6.570 seiring investor mencermati sejumlah data ekonomi domestik yang akan dirilis.
Dari dalam negeri, perhatian pasar tertuju pada data inflasi Agustus 2026 dan neraca perdagangan Juli 2026. Inflasi Indonesia diproyeksikan meningkat menjadi 3,13% secara tahunan atau year on year (YoY), dari 2,88% YoY pada Juli 2026.
Sementara itu, neraca perdagangan Juli 2026 diperkirakan mencatat defisit sebesar US$0,3 miliar. Investor juga menantikan data Purchasing Managers' Index (PMI) manufaktur Indonesia untuk Agustus 2026 yang diperkirakan naik ke level 50,5 dari 50,2 pada bulan sebelumnya.
Pergerakan IHSG juga akan dipengaruhi sentimen global. Wall Street mengakhiri perdagangan Senin (31/8/2026) di zona merah. Phintraco Sekuritas menyebut koreksi tersebut terjadi di tengah meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran serta kekhawatiran terhadap dampaknya terhadap perekonomian.
Pelaku pasar global juga menunggu data job openings Amerika Serikat yang diperkirakan mencapai 7,3 juta pada Juli 2026, sedikit turun dari 7,36 juta pada Juni 2026. Data tersebut dijadwalkan dirilis pada Selasa (1/9/2026).
Baca Juga: IHSG Berpotensi Lebih Bergejolak di September, Level 6.230 Jadi Perhatian
Baca Juga: BEI Kembali Suspensi Saham Milik Haji Isam (PACK), Sudah Naik 75% dalam Sepekan
Baca Juga: BEI Gembok Saham Operator Bus Transjakarta (SAFE) Usai Melonjak 77% dalam 4 Hari
Dari China, indeks PMI manufaktur resmi yang dirilis National Bureau of Statistics (NBS) tercatat naik ke level 49,8 pada Agustus 2026. Meski meningkat, level tersebut masih berada di bawah ambang ekspansi 50.
Di pasar komoditas, harga minyak ditutup menguat lebih dari 2% pada Senin (31/8/2026). Sementara itu, imbal hasil (yield) US Treasury 10 tahun naik 2 basis poin menjadi 4,75%.
Harga emas spot justru terkoreksi 0,5% ke level US$4.431 per troy ounce.
Dengan mempertimbangkan berbagai sentimen tersebut, Phintraco Sekuritas memperkirakan IHSG masih akan bergerak dalam fase konsolidasi pada perdagangan awal September.
Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.
Penulis: Dian Ihsan
Editor: Dian Ihsan
Tag Terkait: