Kredit Foto: Antara/Hafidz Mubarak A
Meredanya tekanan jual di pasar obligasi global menjadi sentimen positif bagi pasar saham, termasuk Indonesia. Phintraco Sekuritas memperkirakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan bergerak sideways dengan rentang 6.550-6.650 pada perdagangan Kamis (3/9/2026).
Sentimen positif tersebut tercermin dari penguatan bursa saham Amerika Serikat pada perdagangan Rabu (2/9/2026). Indeks Dow Jones Industrial Average naik 0,6%, sementara S&P 500 dan Nasdaq Composite masing-masing menguat sekitar 0,5%. Penguatan terjadi seiring meredanya tekanan pada pasar obligasi serta stabilnya harga minyak.
Phintraco Sekuritas menilai meredanya aksi jual di pasar surat utang negara pada 2 September turut mengurangi tekanan terhadap pasar saham.
"Imbal hasil (yield) US Treasury tenor 10 tahun tercatat turun lebih dari 1 basis poin ke level 4,78%," tulis Phintraco Sekuritas dalam riset hariannya.
Dari pasar tenaga kerja AS, laporan ADP menunjukkan sektor swasta menambah 38 ribu lapangan kerja pada Agustus 2026. Angka tersebut berada di bawah ekspektasi pasar dan menunjukkan perlambatan aktivitas perekrutan.
Sementara itu, pesanan baru barang manufaktur AS atau factory orders meningkat 0,9% secara bulanan (month-to-month/MoM) pada Juli, setelah sebelumnya turun 0,2% pada Juni. Kenaikan terutama didorong oleh lonjakan pesanan pesawat sipil.
Di dalam negeri, pemerintah bersama Komisi XI DPR RI pada 2 September menyepakati asumsi dasar ekonomi makro, sasaran pembangunan, serta indikator pembangunan dalam RAPBN 2027. Kesepakatan tersebut antara lain menetapkan target pertumbuhan ekonomi 6%, inflasi 2,5%, nilai tukar rupiah Rp17.500 per dolar AS, dan suku bunga SBN 10 tahun sebesar 6,9%.
Kesepakatan tersebut menjadi salah satu pijakan pemerintah dalam penyusunan RAPBN 2027. Pemerintah sebelumnya menargetkan pertumbuhan ekonomi sebesar 6% pada 2027 dengan dukungan akselerasi investasi.
Baca Juga: Bank Milik Chairul Tanjung Siapkan Rp300 Miliar untuk Buyback, Sahamnya Anjlok Hampir 40%
Baca Juga: IHSG Berpeluang Lanjut Menguat, Cermati Level 6.666
Dari komoditas, harga minyak ditutup menguat sekitar 1% pada perdagangan Rabu. Brent tercatat berada di sekitar US$95,63 per barel. Namun, stabilisasi harga minyak dinilai turut membantu meredakan kekhawatiran terhadap tekanan inflasi dan kenaikan yield obligasi.
Sementara itu, harga emas spot menguat 1,1% ke level US$4.373 per troy ounce.
Dengan mempertimbangkan perkembangan pasar global dan domestik tersebut, Phintraco Sekuritas memperkirakan IHSG cenderung bergerak terbatas atau sideways pada perdagangan hari ini, dengan area 6.550-6.650.
Untuk perdagangan hari ini, Phintraco Sekuritas memilih PT Perusahaan Perkebunan London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP), PT Salim Ivomas Pratama Tbk (SIMP), PT Buana Lintas Lautan Tbk (BULL), PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA), dan PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) sebagai saham pilihan.
Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.
Penulis: Dian Ihsan
Editor: Dian Ihsan
Tag Terkait: