Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

IHSG Dibuka Menguat 0,44% ke Level 6.696, Didukung 325 Saham

IHSG Dibuka Menguat 0,44% ke Level 6.696, Didukung 325 Saham Kredit Foto: Uswah Hasanah
Warta Ekonomi, Jakarta -

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan penguatan pada pembukaan perdagangan Jumat (4/9/2026). IHSG naik 29,09 poin atau 0,44% ke level 6.696,98.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG dibuka di level 6.695,69. Pada awal perdagangan, IHSG sempat mencapai level tertinggi 6.704,13 dan level terendah 6.691,18.

Dari keseluruhan saham yang diperdagangkan, sebanyak 325 saham menguat, 120 saham melemah, dan 518 saham bergerak stagnan.

Aktivitas perdagangan pada awal sesi juga cukup ramai. Volume transaksi tercatat mencapai 1,02 miliar saham, dengan nilai transaksi sekitar Rp529 miliar.

Berdasarkan riset harian Phintraco Sekuritas, IHSG diproyeksikan menguji area 6.705–6.760 di sepanjang hari in, Jumat (4/9/2026). Proyeksi tersebut muncul di tengah pergerakan pasar saham global yang masih dibayangi sentimen beragam. 

Pada perdagangan Kamis (3/9/2026), indeks utama Wall Street ditutup menguat cukup signifikan, didukung penurunan imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat (AS) serta penguatan saham-saham sektor perangkat lunak.

Dari sisi kebijakan moneter, Gubernur The Fed Christopher Waller menyatakan cenderung mempertahankan suku bunga di level saat ini. Investor juga mencermati rilis data nonfarm payrolls (NFP) AS pada Jumat (4/9/2026).

Baca Juga: IHSG Berpeluang Uji 6.705-6.760, Sentimen Global Jadi Perhatian

Baca Juga: JP Morgan Pangkas Target IHSG Jadi 7.000, Ini Tantangannya

"Konsensus memperkirakan penambahan tenaga kerja sebanyak 58.000 pada Agustus 2026, dengan tingkat pengangguran diproyeksikan tetap di 4,1%," tulis riset phintraco Sekuritas.

Sentimen pasar berikutnya datang dari agenda OPEC+ yang akan menggelar pertemuan pada Minggu (6/9/2026) untuk membahas tingkat produksi minyak pada Oktober. Sebelumnya, harga minyak ditutup relatif stabil di atas US$90 per barel pada Kamis (3/9/2026).

Sementara itu, U.S. 10-year Treasury yield turun lebih dari 2 basis poin ke level 4,772%. Harga emas spot juga menguat 1,2% menjadi US$4.437 per troy ounce.

Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.

Penulis: Dian Ihsan
Editor: Dian Ihsan