Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Ade Armando Tegaskan Petuah Jokowi Soal Kekuasaan Bukan Demi Gibran

Ade Armando Tegaskan Petuah Jokowi Soal Kekuasaan Bukan Demi Gibran Kredit Foto: Sufri Yuliardi
Warta Ekonomi, Jakarta -

Ketua Pergerakan Indonesia untuk Semua, Ade Armando, menepis anggapan bahwa nasihat Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) tentang kekuasaan ditujukan untuk melindungi kepentingan keluarganya.

Dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus Haul ke-8 KH Musyafa Ali di Pondok Pesantren Al-Falah, Kebumen, Sabtu (29/8/2026), Jokowi menyampaikan pesan agar kekuasaan tidak digunakan untuk menyakiti atau menjatuhkan orang lain. Ia mengutip petuah Jawa, “Lamun siro sekti, ojo mateni”, yang ia tafsirkan sebagai peringatan moral bagi penguasa.

PPesan tersebut memicu perdebatan publik, mengingat Jokowi baru dua tahun meninggalkan kursi kepresidenan setelah memimpin Indonesia selama satu dekade..

Ade Armando menilai kritik yang muncul lebih disebabkan oleh ketidakpercayaan sebagian masyarakat terhadap Jokowi. 

"Kalau orang yang berpikiran begitu menurut saya sih cuman karena emang udah punya ketidakpercayaan aja. Jadi it started from apa ya? ya enggak percaya aja sama Pak Jokowi. Dia ngomong apa pun juga salah. "Ijazahnya aja ditanyain," ujarnya dalam Program ROSI yang tayang di YouTube Kompas TV, dikutip Sabtu (5/9).

Ia menegaskan tidak ada bukti Jokowi pernah menggunakan kekuasaan secara sewenang-wenang untuk menyingkirkan lawan politik. 

"Saya akan tanya yang mana, yang mana bahwa Pak Jokowi itu menggunakan kekuasaannya untuk ngabisin orang lain? Enggak ada," imbuhnya.

Baca Juga: Kalau UU Perampasan Aset Sudah Disahkan DPR, Amien Rais: Nomor Satu yang Harus Diperiksa itu Jokowi!

Menurutnya, tudingan bahwa petuah tersebut dimaksudkan untuk melindungi Gibran Rakabuming Raka, putra sulung Jokowi yang kini menjabat Wakil Presiden, atau anggota keluarga lainnya, tidak berdasar.

"Saya tidak percaya bahwa dia melakukan untuk kepentingan keluarga. Saya akan bilang bahwa Pak Jokowi sudah mengeluarkan petuah yang dia percaya dan itu penting buat pemerintah sekarang. Jangan pernah gunakan kekuasaan untuk menghabisi lawan," tandas Ade.

Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.

Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya