- Home
- /
- Kabar Finansial
- /
- Bursa
IHSG Menguat 0,30% ke 6.639,51 pada Pembukaan Perdagangan, Didorong oleh 276 Saham
Kredit Foto: Antara/Indrianto Eko Suwarso
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat pada pembukaan perdagangan Selasa (8/9/2026). IHSG naik 19,84 poin atau 0,30% ke level 6.639,51.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG sempat menyentuh level tertinggi 6.650,87 dan level terendah 6.636,93.
Pada awal perdagangan, sebanyak 276 saham tercatat menguat, sementara 63 saham melemah dan 303 saham lainnya stagnan.
Aktivitas transaksi juga mulai terlihat dengan volume perdagangan mencapai 280,71 juta saham. Adapun nilai transaksi tercatat sekitar Rp131,57 miliar.
IHSG Diperkirakan Bergerak Sideways
Dalam riset hariannya, Phintraco Sekuritas memperkirkan IHSG bergerak sideways dengan kecenderungan melemah pada perdagangan Selasa (8/9/2026). Phintraco Sekuritas memproyeksikan IHSG akan menguji area support di level 6.550-6.600.
Phintraco Sekuritas menyebut pergerakan pasar saham domestik akan dipengaruhi oleh sejumlah sentimen global dan regional. Salah satunya berasal dari bursa Eropa yang ditutup bervariasi di tengah kembali meningkatnya ketegangan di Timur Tengah.
Sementara itu, bursa saham Amerika Serikat (AS) tidak diperdagangkan pada Senin (7/9/2026) karena libur Hari Buruh (Labor Day).
Dari kawasan Eropa, investor juga tengah mengantisipasi keputusan suku bunga acuan Bank Sentral Eropa (ECB) pada Kamis (10/9/2026). Pasar memperkirakan ECB akan menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin.
Sentimen dari Asia juga menjadi perhatian pelaku pasar. Investor akan mencermati data perdagangan China yang dijadwalkan dirilis pada Selasa (8/9/2026). Ekspor China pada Agustus 2026 diperkirakan tumbuh 25% secara tahunan atau year on year (yoy).
Baca Juga: IHSG Diprediksi Tertekan, Berpotensi Uji Level 6.550-6.600
Baca Juga: IHSG Naik 1,82% ke 6.636 dalam Sepekan, BEI Catat Lonjakan Aktivitas Transaksi
Selain data perdagangan, pasar juga menantikan rilis data inflasi China pada Rabu (9/9/2026). Inflasi China diperkirakan meningkat menjadi 0,3% secara month on month (mom) pada Agustus 2026.
Dari dalam negeri, salah satu sentimen positif datang dari posisi cadangan devisa Indonesia. Cadangan devisa tercatat meningkat menjadi US$146,5 miliar pada Agustus 2026.
Di pasar komoditas, harga minyak mentah ditutup menguat lebih dari 1% pada perdagangan Senin (7/9/2026). Sebaliknya, harga emas spot melemah 0,5% ke level US$4.405 per troy ounce.
Dengan mempertimbangkan berbagai sentimen tersebut, Phintraco Sekuritas memperkirakan IHSG akan bergerak sideways cenderung melemah dan berpotensi menguji level 6.550-6.600.
Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.
Penulis: Dian Ihsan
Editor: Dian Ihsan
Tag Terkait: