Kredit Foto: Sufri Yuliardi
Tifauzia Tyassuma alias Dokter Tifa menegaskan posisi politiknya di tengah dinamika kekuasaan yang terus menjadi sorotan. Ia menyebut pilihannya kini jelas, yakni mendukung Presiden Prabowo Subianto yang sedang memegang amanah kekuasaan.
Namun, dukungan tersebut bukan berarti Dokter Tifa akan menutup mata terhadap kebijakan pemerintah. Ia menegaskan tetap akan bersikap kritis sekaligus menolak upaya pihak tertentu, termasuk kekuasaan masa lalu, yang dinilai masih ingin memengaruhi arah Indonesia.
"Indonesia dipaksa terus bersimpangan. antara yang berkuasa dan yang masih ingin terus berkuasa," tulis Dokter Tifa di akun X, Jumat (11/9/2026).
Baca Juga: Aktivis 98: Jokowi Seolah Kayak Orang Bener Padahal Dia 'Pembunuh'
"Pilihan politik saya jelas: Saya mendukung Prabowo sebagai Presiden yang sedang memegang amanah kekuasaan, dengan kritis seperti yang selama ini saya lakukan," ujarnya.
Dokter Tifa menyatakan penolakannya terhadap segala upaya untuk mengendalikan arah pemerintahan dari balik layar. Ia bahkan menyinggung kekuasaan masa lalu dalam pernyataannya.
"Dan saya menolak setiap upaya siapa pun, termasuk kekuasaan masa lalu, yang ingin terus mengendalikan arah negeri ini dari belakang layar maupun terang-terangan. Sebab bagi saya, politik bukan soal menjadi pengikut," katanya.
Baca Juga: Ijazah Jokowi Dibuat di Pasar Pramuka? Roy Suryo Ngaku Siap Hadirkan Saksi
Dokter Tifa juga menjelaskan prinsip yang selama ini menjadi dasar dalam menentukan sikap politiknya. Ia mengatakan dukungan maupun perlawanan tidak diberikan semata-mata berdasarkan siapa yang sedang memegang kekuasaan.
"Prinsip saya jauh lebih sederhana: kalau pemerintah jahat, saya lawan. Kalau pemerintah bodoh, saya bantu. Kalau pemerintah benar, saya dukung. Kalau pemerintah keliru, saya ingatkan," sambung dia.
Lebih jauh, Dokter Tifa menegaskan dirinya tidak ingin mengabdi kepada sosok tertentu. Ia menyebut pengabdiannya ditujukan kepada kebenaran dan Indonesia.
"Yang paling jelas, saya tidak mengabdi kepada manusia. Saya mengabdi kepada kebenaran. Saya berhikmat kepada Indonesia, bangsa, negara, dan rakyatnya," tutup Dokter Tifa.
Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.
Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri