Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Di Depan Ganjar, Ahok: Urus Jakarta Lebih Mudah

Di Depan Ganjar, Ahok: Urus Jakarta Lebih Mudah Kredit Foto: Antara/M Risyal Hidayat
Warta Ekonomi, Jakarta -

Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengungkap pengalaman menarik selama berkarier di pemerintahan daerah. Menurut Ahok, mengelola tata kota dan birokrasi di Jakarta justru lebih mudah dibandingkan saat dirinya menjadi Bupati Belitung Timur.

Hal itu disampaikan Ahok saat menjadi bintang tamu dalam podcast Pusaka Negeri yang disiarkan Jumat (11/9/2026). Dalam perbincangan bersama Ganjar Pranowo, Ahok mengenang masa awal karier politiknya sebagai kepala daerah di wilayah hasil pemekaran.

Ahok mengatakan, tantangan utama di Belitung Timur saat itu adalah minimnya data dasar dan kajian pembangunan. Sebagai bupati pertama setelah pemekaran wilayah, ia harus menyusun perencanaan pembangunan dari awal.

"Belitung Timur kan daerah baru, kajian-kajian belum ada dan saya bupati pertama hasil pemekaran. Jadi kita bingung mau mulai dari mana," ujar Ahok.

Kondisi tersebut berbeda dengan Jakarta yang menurut Ahok sudah memiliki berbagai kajian dan perencanaan pembangunan. Berbagai studi tersebut telah disiapkan oleh pemerintahan sebelumnya maupun lembaga lain.

"Kalau di Jakarta, kita masuk itu kajian dari zaman Pak Fauzi Bowo sampai Bang Yos sudah lengkap banget. Kajian dari Jepang, dari pusat, semuanya ada. Tinggal kita punya keberanian atau tidak untuk mengeksekusinya," kata Ahok.

Baca Juga: Pilpres 2029: Anies-Ahok Diminta Akhiri Permusuhan

Menurut Ahok, kondisi itu membuat tantangan di Jakarta bukan lagi semata-mata mencari pola pembangunan. Persoalannya adalah keberanian pemerintah daerah untuk menjalankan rencana yang sudah tersedia.

Ia mencontohkan proyek normalisasi sungai yang membutuhkan pemindahan puluhan ribu warga ke rumah susun. Bagi Ahok, kebijakan semacam itu membutuhkan keberanian dalam mengambil keputusan dan menjalankan rencana pembangunan.

Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.

Penulis: Amry Nur Hidayat
Editor: Amry Nur Hidayat