Kredit Foto: Istihanah
Direktur Eksekutif Trias Politika Agung Baskoro memuji gaya komunikasi Menteri Keuangan baru Suahasil Nazara setelah dilantik Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Senin (14/9/2026). Menurut Agung, gaya komunikasi Suahasil dapat menjembatani persoalan ekonomi dan membangun keharmonisan di pemerintahan, khususnya Kementerian Keuangan.
Penunjukan Suahasil menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa dinilai Agung sebagai langkah tepat untuk menjaga kesehatan APBN. Ia melihat Suahasil membawa pendekatan yang dapat memperbaiki komunikasi publik sekaligus memperkuat koordinasi pemerintah.
"Kalau yang pertama Ibu Sri Mulyani kan memang sering kali dikritik soal mazhab ekonominya, kemudian sekarang Pak Purbaya diganti sering kali dikritik soal komunikasi publiknya dan pendekatan ekonominya," kata Agung, dikutip dari tayangan Kompas TV, Senin.
Agung berharap Suahasil mampu menjadi solusi yang menjembatani perbedaan pendekatan ekonomi, memperbaiki komunikasi publik, serta memperkuat koordinasi dengan kementerian dan pemerintah daerah. Ia juga menyoroti respons positif pasar setelah pidato perdana Suahasil sebagai Menkeu.
"Saya senang pidato pertama Pak Suahasil ini cukup terkontrol dalam tanda petik bisa memberikan kepada pasar secara optimal," kata Agung. Ia menyebut IHSG yang sebelumnya minus hampir 60 poin telah menyusut menjadi sekitar minus 7 poin.
"Saya tadi cek, IHSG kita itu dalam tanda petik minus poinnya hampir 60 poin, sekarang ini tinggal 7 poin, jadi saya berharap jam 4 nanti sudah positif," sambungnya.
Baca Juga: Gantikan Purbaya, Suahasil Dapat Pesan Penting dari Gibran
Agung menilai Prabowo telah menempatkan figur yang tepat di posisi strategis untuk memperkuat kredibilitas fiskal nasional. Menurutnya, Kementerian Keuangan memiliki peran penting memastikan APBN tetap sehat, kredibel, mampu mendorong pertumbuhan, dan menjaga stabilitas ekonomi.
"Kita butuh kesehatan APBN kita yang baik. Kita butuh APBN yang kredibel sekaligus bisa menumbuhkan tadi yang disinggung Pak Suahasil menciptakan output atau outcomes yang maksimal dan di saat yang sama bisa menstabilisasi perekonomian kita dan garda terdepannya itu Kemenkeu," jelasnya.
Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.
Penulis: Christian Andy
Editor: Christian Andy
Tag Terkait: