Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Pengamat: Prabowo Telah Mengkudeta Kesempatan Purbaya untuk Ambil Tiket Kepemimpinan Nanti

Pengamat: Prabowo Telah Mengkudeta Kesempatan Purbaya untuk Ambil Tiket Kepemimpinan Nanti Kredit Foto: Sufri Yuliardi
Warta Ekonomi, Jakarta -

Pencopotan Purbaya Yudhi Sadewa dari jabatan menteri keuangan dinilai memiliki dimensi politik yang lebih luas ketimbang sekedar perombakan kabinet biasa oleh Presiden Prabowo Subianto.

Pengamat Politik Heru Subagia menganggap pergantian mendadak tersebut bukan sekadar keputusan birokrasi biasa. Menurutnya, Purbaya telah berkembang menjadi figur yang memiliki popularitas dan daya tarik politik.

Baca Juga: Pakar: Purbaya Dicopot atau Dikudeta dari Kabinet Prabowo? Perintah Pecat dan dalam Hitungan Jam...

“Ketika Prabowo Subianto memecat dengan tidak hormat beliau, rasanya ada peristiwa politik sedang terjadi ketimbang pertimbangan pemecatan biasa. Prabowo telah mengkudeta kesempatan bagi dia untuk mengambil tiket kepemimpinan nasional mendatang,” kuncinya, dikutip Selasa (15/9/2026).

Heru menilai ekonom itu tidak lagi hanya memiliki nilai sebagai teknokrat. Selama menjabat menteri keuangan, ia disebut memperoleh dukungan dari sebagian masyarakat karena sejumlah kebijakan yang dinilai berani.

“Purbaya sudah punya loyalis baru dan juga dukungan atas kerja selama ini yang dianggap berani dan transparan,” tegas Heru.

Heru kemudian mengaitkan dinamika tersebut dengan sejumlah isu yang muncul selama menjabatnya Purbaya. Ia menyebut persoalan restitusi pajak, pemangkasan dana daerah, hingga rumor dugaan jual-beli jabatan di lingkungan Kementerian Keuangan.

Adapun Heru menilai ekonom tersebut memiliki modal personal yang cukup kuat untuk tetap diperhitungkan setelah meninggalkan pemerintahan.

“Purbaya tidak lagi hanya sebagai pembantu presiden dengan jabatan menteri keuangan. Masyarakat menjadikan dia salah satu tokoh nasional yang sedang bersinar,” ungkapnya.

Heru menyebut latar belakang intelektual dan teknokrat ekonom tersebut menjadi salah satu faktor yang menurutnya dapat memperkuat daya tarik tersebut.

“Purbaya itu komplet dalam soal potensi sebagai calon pemimpin nasional. Purbaya seorang intelektual dan juga teknokrat yang punya keberanian dan juga komunikasi publik yang galak,” terangnya.

Karenanya Heru melihat pencopotan Purbaya tidak hanya perlu dibaca dari sisi pergantian menteri keuangan. Ia menilai keputusan tersebut juga berpotensi mengubah peta politik dari Purbaya.

Baca Juga: Nasib Purbaya Mirip dengan Pendukung Jokowi di Kabinet Prabowo, Pakar: Peristiwa Tak Terlupakan...

Diketahui Purbaya diberhentikan dari posisi menteri keuangan dan digantikan Suahasil Nazara. Suahasil yang sebelumnya menjabat Wakil Menteri Keuangan dilantik Prabowo di Istana Negara, Jakarta, Senin (14/9/2026).

Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.

Penulis: Aldi Ginastiar
Editor: Aldi Ginastiar