Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

IHSG Diproyeksi Uji 6.350-6.400 Jelang Keputusan The Fed

IHSG Diproyeksi Uji 6.350-6.400 Jelang Keputusan The Fed Kredit Foto: Antara/Muhammad Adimaja
Warta Ekonomi, Jakarta -

Investor pasar saham global tengah mencermati keputusan suku bunga Federal Reserve atau The Fed yang akan diumumkan pada Rabu (16/9/2026). Pasar mengantisipasi kenaikan suku bunga sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 3,75%-4%.

Dalam riset hariannya, Phintraco Sekuritas menyebut sentimen tersebut turut membayangi pergerakan pasar saham. Indeks-indeks utama Wall Street ditutup melemah pada perdagangan Selasa (15/9/2026), seiring kenaikan harga minyak dan imbal hasil US Treasury.

Kenaikan harga minyak menjadi salah satu perhatian pasar setelah harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) menguat 4,4% ke level US$105 per barel. Di pasar obligasi, yield US Treasury 10 tahun juga naik lebih dari 3 bps hingga mencapai 5%.

Pergerakan aset global turut tercermin pada harga emas spot yang turun 0,3% menjadi US$4.285 per troy ounce.

Di tengah tekanan eksternal tersebut, Phintraco Sekuritas memperkirakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi menguji area 6.350-6.400 pada perdagangan hari ini.

Baca Juga: Demutualisasi BEI, OJK Ungkap Progres Terbarunya

Baca Juga: BEI Buka Kembali Transaksi Short Selling Mulai Hari Ini

Baca Juga: BEI Tunda RUPSLB, Tunggu Aturan Demutualisasi OJK

Dari kawasan Asia, sentimen ekonomi China memberikan gambaran yang beragam. Data industrial production China pada Agustus 2026 tumbuh 5,2% secara tahunan (YoY). Sedangkan penjualan ritel hanya meningkat 0,4% YoY pada periode yang sama.

Selain faktor global, investor domestik juga perlu mencermati peringatan S&P Global Ratings mengenai meningkatnya risiko kredit dan tekanan pendapatan pada bank-bank BUMN di Indonesia.

Untuk perdagangan hari ini, Phintraco Sekuritas memasukkan PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI), PT Astra Otoparts Tbk (AUTO), PT Pakuwon Jati Tbk (PWON), PT Ultrajaya Milk Industry & Trading Company Tbk (ULTJ), dan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) dalam daftar saham pilihan.

Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.

Penulis: Dian Ihsan
Editor: Dian Ihsan