Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Sport & Lifestyle
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Begini Strategi Jabar Dorong Digitalisasi UMKM

        Begini Strategi Jabar Dorong Digitalisasi UMKM Kredit Foto: Rahmat Saepulloh
        Warta Ekonomi, Bandung -

        Sebagai salah satu upaya mendukung keberlangsungan usaha UMKM Jawa Barat, sekaligus untuk membantu proses transformasi digital UMKM Jawa 

        Barat dengan meluncurkan platform borongdong.id sebagai salah satu upaya mendorong pemulihan ekonomi daerah melalui digitalisasi dengan inovasi cara berjualan (ICALAN), sekaligus platform digital media penjualan UMKM di Jawa Barat. 

        Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil (Emil) mengatakan bahwa dengan tagline #bela negara dengan belanja, melalui program borongdong, para Aparat Sipil Negara (ASN) dan PNS di Jawa Barat dapat turut berkontribusi mendukung keberlangsungan usaha UMKM guna pemulihan ekonomi.

        Baca Juga: Kemungkinan Pilkada 2024, Anies dan Ridwan Kamil Mesti Waspada!

        Langkah ini juga merupakan rangkaian awal dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat terhadap Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) yang digagas oleh Kementerian Koordinator Kemaritiman dan Investasi bekerja sama dengan Bank Indonesia dan diresmikan untuk pertama kalinya pada 11 Januari 2021 lalu. 

        Berkaitan dengan pelaksanaan Gernas BBI 2021 ini, Pemprov Jabar mengamati terdapat 3 kunci utama optimalisasi Gernas BBI guna mendukung pemulihan ekonomi, yaitu Sinergi berbagai pemangku kepentingan dalam mendorong UMKM unggulan di Jawa Barat untuk meningkatkan kualitas produk dan memperluas pasar. 

        Selanjutnya, kreativitas dalam menghasilkan karya-karya kreatif yang dapat menarik pasar baik di dalam maupun luar negeri, dan Ketiga, digitalisasi, baik dalam perluasan pasar (onboarding), pengelolaan usaha, maupun sistem pembayaran. 

        "Melalui program borongdong dan Gernas BBI 2021, kita wujudkan “New UMKM” yang tangguh, bercirikan pemanfaatan teknologi digital dan memberikan nilai tambah terhadap perekonomian, sekaligus menjadi UMKM Juara baik di negeri sendiri maupun internasional. Hal ini juga sejalan dengan upaya kita bersama untuk terus mengendalikan virus COVID-19 namun dengan tetap menumbuhkan perekonomian masyarakat,"jelasnya kepada wartawan di Bandung, Rabu (10/2/2021).

        Senada dengan Kepala Perwakilan BI Jawa Barat, Herawanto mengatakan bahwa launching borongdong.id yang digagas Gubernur Jawa Barat ini merupakan salah satu upaya mengoptimalkan momentum pemulihan ekonomi Jawa Barat dari sisi permintaan domestik yang memang masih memerlukan dukungan dari berbagi pihak. 

        Hal ini juga selaras dengan rekomendasi pemulihan ekonomi Jawa Barat keempat mendorong sisi demand (konsumsi masyarakat) dengan melibatkan Aparat Sipil Negara (ASN) yang merupakan potensi permintaan tidak terdampak pandemi untuk berbelanja, guna mendukung penguatan sisi supply yang bersumber dari produk lokal produksi UMKM, sekaligus merupakan implementasi rekomendasi pemulihan ekonomi Jawa Barat ketiga. 

        Selain itu, dengan dilaunchingnya borongdong.id ini juga menjadi awal digitalisasi UMKM melalui pembayaran dengan menggunakan QRIS, sekaligus sebagai upaya meningkatkan akses pasar dan pembiyaan UMKM di wilayah Jawa Barat yang didukung oleh industri pembiayaan, salah satunya perbankan. Hal ini juga sejalan dengan semangat rangkaian Pekan Ekonomi dan Keuangan Digital Indonesia. 

        Berkaitan dengan pelaksanaan Gernas BBI 2021 di wilayah Jawa Barat yang akan dilaksanakan pada April 2021, terdapat 3 kunci utama optimalisasi Gernas BBI guna mendukung pemulihan ekonomi, yaitu sinergi berbagai pemangku kepentingan dalam mendorong UMKM unggulan di Jawa Barat untuk meningkatkan kualitas produk dan memperluas pasar,  Kreativitas dalam menghasilkan karya-karya kreatif yang dapat menarik pasar baik di dalam maupun luar negeri. 

        "Juga digitalisasi, baik dalam perluasan pasar, pengelolaan usaha, maupun sistem pembayaran," ujarnya.

        Herawanto menambahkan, selain Gernas BBI 2021, Pemprov Jawa Barat bersama Bank Indonesia Jawa Barat akan 

        terus menyusun dan melaksanakan rangkaian program pengembangan UMKM secara end to end, antara lain melalui event Karya Kreatif Jawa Barat dan Festival Ekonomi dan Keuangan Syariah (Fesyar). 

        "Salah satunya mendorong sisi demand (konsumsi masyarakat) melalui stimulus fiskal. Juga mendorong percepatan digitalisasi ekonomi untuk industri besar, menengah, dan UMKM," pungkasnya.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Rahmat Saepulloh
        Editor: Vicky Fadil

        Bagikan Artikel: