Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Sport & Lifestyle
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        FFI Gandeng FOI, Perangi Kelaparan Anak Lewat Gerakan Sarapan Keliling

        FFI Gandeng FOI, Perangi Kelaparan Anak Lewat Gerakan Sarapan Keliling Kredit Foto: Mochamad Ali Topan
        Warta Ekonomi, Surabaya -

        Frisian Flag Indonesia (FFI) berkolaborasi dengan Foodbank of Indonesia (FOI) Connection meluncurkan Aksi 1000 Ibu “Gerakan Sarapan Keliling” untuk memerangi kelaparan pada anak dan mendorong kebiasaan anak sarapan dengan makanan bergizi seimbang. Dilaksanakan bertepatan dengan Hari Pangan Sedunia, gerakan ini menargetkan 1.500 lebih siswa PAUD di Jakarta, Depok, dan Tangerang.

        Menurut Corporate Affairs Director Frisian Flag Indonesia, Andrew F. Saputro,Gerakan Sarapan Keliling ini dilakukan untuk mendorong kebiasaan sarapan dengan makanan bergizi seimbang bagi anak-anak. Sarapan yang bergizi seimbang memiliki banyak manfaat bagi tumbuh kembang maupun mendukung aktivitas belajar mereka sehari-hari.

        Baca Juga: Erick Berencana Gabungkan Anak Usaha Pertamina dan PLN dengan Geo Dipa

        "Faktanya, data dari Survei Diet Total (SDT) Badan Litbangkes Kementerian Kesehatan RI tahun 2020 mendapati bahwa 66,8 persen anak sarapan dengan kualitas gizi rendah atau belum terpenuhi kebutuhan gizinya terutama asupan vitamin dan mineral," terang Andrew dalam keterangan resminya pada Warta Ekonomi, Kamis (27/10/2022)

        Dikatakan Andrew, masih rendahnya angka kecukupan gizi yang didapatkan oleh anak-anak di Indonesia dari sarapannya. Untuk itu pihaknya  mendorong  untuk menggelar kampanye #JagaDiriKiniDanNanti dan berkolaborasi dengan FOI Connection dalam Gerakan Sarapan Keliling.

        "Kampanye ini bertujuan untuk mengajak seluruh keluarga Indonesia agar senantiasa menjaga daya tahan tubuh dengan menerapkan gaya hidup sehat dengan sarapan rutin lengkap dengan susu di pagi hari sebagai bagian dari pola gizi seimbang, serta aktif bergerak setiap harinya," ujar pria ini

        Lebih lanjut  Andrew  mengatakan, pihaknya selalu berkomitmen untuk memberikan manfaat kepada masyarakat melalui peningkatan nutrisi dan gaya hidup sehat, salah satunya melalui penyediaan produk susu yang berkualitas dalam menu sarapan anak.

        Baca Juga: Pastikan Anak Pakai Platform Digital Sesuai Usia

        “Kolaborasi antara FFI dan FOI Connection melalui Gerakan Sarapan Keliling dan kampanye #JagaDiriKiniDanNanti adalah upaya kami untuk memperkuat komitmen menyediakan gizi lebih baik, terutama untuk sarapan anak yang lengkap dengan asupan nutrisi dari susu. Kami meyakini susu mengandung banyak kebaikan, dan sebagai salah satu protein hewani terbaik, susu mengandung berbagai zat gizi yang dibutuhkan untuk menjaga daya tahan tubuh," bebernya

        Sementara itu, Founder Foodbank of Indonesia, M. Hendro Utomo mengungkapkan, kolaborasi antara FFI dan FOI Connection berisi kegiatan makan sehat dari kreasi olahan pangan lokal seperti singkong thailand, bolu talas, serta puding pisang, dan minum susu bersama di sekolah.

        Menurutnya, pangan lokal adalah sumber keragaman pangan untuk pencapaian ketahanan pangan dan gizi keluarga. Sebagai hasil kreativitas budaya dan kearifan lokal, makanan ini dapat meningkatkan ketersediaan beragam makanan bergizi sehingga dapat mengurangi angka kelaparan.

        Baca Juga: Demi Gelorakan UMKM, GoTo Gelar Konferensi Maju Digital 2022

        Selain itu, Gerakan Sarapan Keliling akan menggelar kegiatan edukasi pangan lokal kepada anak-anak. Pengenalan pentingnya pangan lokal sejak dini akan membangun kesadaan anak akan pemanfaatan pangan lokal dan dapat berperan aktif menjadi pelopor konsumsi pangan lokal untuk kecukupan nutrisi mereka.

        “Sarapan Keliling adalah kampanye pentingnya sarapan bagi anak-anak usia dini yang digerakkan oleh kaum ibu. Dari survei kami pada 2020 di 14 kota dan kabupaten, 27% anak-anak berangkat ke sekolah dengan perut kosong, bahkan angkanya mencapai 40-50% di daerah padat penduduk. Makanan tambahan yang kita bagikan secara teratur terbukti meningkatkan kehadiran anak-anak itu untuk datang ke sekolah serta menumbuhkan minat belajar yang lebih tinggi. Dampak berikutnya, muncul gotong royong dalam masyarakat untuk memastikan anak-anak ini mempunyai akses yang baik terhadap pangan, sehingga menekan angka kelaparan da gizi kurang pada usia balita. Kami mendorong keluarga di Indonesia untuk memberikan sarapan dengan pangan lokal bernutrisi lengkap bagi anak,” pungkas  M. Hendro Utomo.

        Baca Juga: Ungkit Pidato Jokowi, Sejumlah Elite Golkar Siap Mensupport Anies Baswedan: Saya Pindah Dukungan...

        Perlu diketahui, aksi 1000 Ibu “Gerakan Sarapan Keliling” adalah Gerakan lebih dari 6000 perempuan yang diinisiasi oleh FOI sejak 2020 untuk mendukung pertumbuhan anak unggul melalui pangan dan pendidikan.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Mochamad Ali Topan
        Editor: Aldi Ginastiar

        Bagikan Artikel: