Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Purbaya Umumkan APBN 2025 Defisit 2,92% Tembus Rp695,1 Triliun

        Purbaya Umumkan APBN 2025 Defisit 2,92% Tembus Rp695,1 Triliun Kredit Foto: Cita Auliana
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Kementerian Keuangan mencatat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga 31 Desember 2025 mengalami defisit sebesar Rp695,1 triliun atau setara 2,92% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Angka tersebut meningkat dibandingkan posisi November 2025 yang mencatat defisit Rp560,3 triliun atau 2,35% dari PDB, serta lebih tinggi dari target awal APBN 2025 sebesar 2,53% dari PDB.

        Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan pelebaran defisit tersebut merupakan bagian dari kebijakan fiskal untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional di tengah tekanan global yang masih tinggi.

        “Defisitnya memang naik ke 2,92% dari rencana awal 2,53%. Ini tadi dengan misi untuk menjaga ekonomi tetap bisa berekspansi di tengah tekanan global yang tinggi,” kata Purbaya dalam konferensi pers APBN KITA di Jakarta, Kamis (8/1/2026).

        Baca Juga: Purbaya Yakin Bisa Tekan Defisit APBN di 2026

        Selain defisit anggaran, keseimbangan primer APBN 2025 juga tercatat masih mengalami defisit sebesar Rp180,7 triliun. Kondisi ini mencerminkan kebutuhan belanja negara yang tetap besar untuk menopang aktivitas ekonomi dan menjaga stabilitas.

        Dari sisi pendapatan, realisasi pendapatan negara sepanjang 2025 mencapai Rp2.756,3 triliun atau 91,7% dari target APBN. Penerimaan perpajakan tercatat sebesar Rp1.917,6 triliun atau 87,6% dari target. Di dalamnya, penerimaan pajak dan kepabeanan masih menghadapi tekanan seiring perlambatan ekonomi global.

        Sementara itu, penerimaan kepabeanan dan cukai terealisasi Rp300,3 triliun atau 99,6% dari target APBN. Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) justru melampaui target dengan realisasi Rp534,1 triliun atau 104,0% dari pagu yang ditetapkan. Adapun penerimaan hibah tercatat sebesar Rp4,3 triliun atau 733,3% dari target.

        Baca Juga: Purbaya Beberkan Realisasi APBN 2025: Defisit Melebar, Penerimaan Pajak Shortfall

        Di sisi belanja, realisasi belanja negara hingga akhir 2025 mencapai Rp3.451,4 triliun atau 95,3% dari target APBN. Belanja pemerintah pusat terealisasi sebesar Rp2.602,3 triliun atau 96,3% dari target.

        Dari jumlah tersebut, belanja kementerian dan lembaga mencapai Rp1.500,4 triliun atau 129,3% dari target, sedangkan belanja non-kementerian dan lembaga tercatat Rp1.102,0 triliun atau 71,5% dari target.

        Sementara itu, realisasi transfer ke daerah mencapai Rp849,0 triliun atau 92,3% dari pagu anggaran yang telah ditetapkan dalam APBN 2025.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Cita Auliana
        Editor: Annisa Nurfitri

        Bagikan Artikel: