Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        United Tractors (UNTR) Hentikan Aksi Buyback Pasca Serok Saham Rp1,99 Triliun

        United Tractors (UNTR) Hentikan Aksi Buyback Pasca Serok Saham Rp1,99 Triliun Kredit Foto: Sufri Yuliardi
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        PT United Tractors Tbk (UNTR) resmi menuntaskan aksi pembelian kembali atau buyback sahamnya. Perseroan memutuskan untuk menghentikan pelaksanaan buyback terhitung sejak 14 Januari 2026, sekaligus menandai berakhirnya program yang telah berjalan sejak akhir Oktober tahun lalu.

        Sekretaris Perusahaan UNTR, Adi Setiyawan, mengungkapkan bahwa dalam aksi tersebut, Perseroan telah membeli kembali sebanyak 68.519.800 lembar saham dengan total nilai mencapai Rp1.999.990.270.702.

        Sebelumnya, UNTR memang menetapkan alokasi dana buyback maksimal sebesar Rp2.000.000.000.000 di luar biaya perantara pedagang efek dan biaya terkait lainnya, dengan batas kepemilikan tidak melebihi 20% dari modal disetor dan jumlah saham beredar minimum tetap 7,5%. Program ini dijadwalkan berlangsung pada periode 30 Oktober 2025 hingga 30 Januari 2026.

        Dengan realisasi tersebut, dana yang tersisa nyaris habis. "Berdasarkan total pembelian kembali saham, sisa dana pembelian kembali saham Perseroan adalah sebesar Rp9.729.298," ujar Ari.

        Baca Juga: Grup Astra (UNTR) Kucurkan Modal Rp500 Miliar ke Entitas Anak

        Ia menegaskan bahwa aksi ini tidak memberikan dampak signifikan terhadap kegiatan operasional, aspek hukum, maupun kondisi keuangan Perseroan saat ini.

        Adapun pelaksanaan buyback merupakan salah satu langkah Perseroan dalam mendukung upaya pemerintah menjaga stabilitas serta memperkuat kepercayaan terhadap pasar modal Indonesia.

        Di sisi lain, aksi ini juga ditujukan untuk meningkatkan nilai bagi para pemegang saham sekaligus mencerminkan kekuatan fundamental Perseroan.

        Setelah masa pembelian kembali berakhir, UNTR berencana menyimpan saham hasil buyback sebagai saham treasuri. Selanjutnya, Perseroan akan mengatur pengalihan saham tersebut dengan tetap mematuhi seluruh ketentuan hukum dan regulasi pasar modal yang berlaku.

        Baca Juga: Dana Rp2 Triliun Nyaris Habis, Astra (ASII) Hentikan Buyback Lebih Cepat

        Di lantai bursa, saham UNTR pada sesi pertama perdagangan Kamis (15/1) terpantau melemah 375 poin atau setara 1,19% ke level Rp31.125. Namun, dalam sebulan terakhir, sahamnya tercatat menanjak 7,79%.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Belinda Safitri
        Editor: Belinda Safitri

        Bagikan Artikel: