Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        IHSG Berdarah, Gejolak Pasar Modal Sampai ke Presiden Prabowo

        IHSG Berdarah, Gejolak Pasar Modal Sampai ke Presiden Prabowo Kredit Foto: Tangkapan Layar Youtube Sekretariat Presiden
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok tajam 8,56% atau 767,45 poin dalam dua hari perdagangan dan ditutup di level 8.232,20. Kejatuhan tajam tersebut bahkan memicu dua kali trading halt setelah indeks sempat turun lebih dari 8%.

        IHSG mengalami trading halt pertama pada perdagangan Rabu (28/1/2026) dan kembali terjadi pada Kamis (29/1/2026). Tekanan jual yang masif sempat menyeret IHSG ke level terendah 7.481,99 pada perdagangan Kamis.

        Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mahendra Siregar menyatakan kondisi tersebut seharusnya telah diketahui oleh Presiden Prabowo Subianto, mengingat dampaknya yang luas terhadap perekonomian dan kepercayaan pasar.

        “Asumsi saya ya tahu dong ya, ini kan penting dan ini kan juga diperhatikan tentunya ya mempengaruhi cukup banyak hal,” ujar Mahendra dalam konferensi pers di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (29/1/2026).

        Baca Juga: IHSG Crash, Danantara Pilih Masuk ke Saham Fundamental

        Pada penutupan perdagangan Kamis, IHSG tercatat turun 88,35 poin atau 1,06% ke posisi 8.232,20. Meski masih melemah, tekanan dinilai mulai mereda seiring langkah cepat OJK dan BEI merespons gejolak yang memicu kepanikan investor.

        Pergerakan saham di akhir sesi masih didominasi pelemahan. Sebanyak 521 saham ditutup turun, 214 saham menguat, dan 73 saham stagnan.

        Aktivitas perdagangan tercatat tinggi dengan volume mencapai 99,10 miliar saham dan frekuensi transaksi sebanyak 4.934.515 kali. Nilai transaksi yang dibukukan mencapai Rp68,16 triliun.

        Baca Juga: OJK-BEI Redam Kepanikan Pasar, IHSG Akhirnya Ditutup Balik ke Level 8.000

        Dari jajaran top losers, PT Intra Golflink Resorts Tbk (GOLF) memimpin penurunan dengan koreksi 15% ke level Rp272. Selanjutnya, PT Bumi Resources Tbk (BUMI) ambles 14,97% ke Rp250, disusul PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR) yang melemah 14,93% ke Rp940.

        Sementara itu, di kelompok top gainers, PT Kioson Komersial Indonesia Tbk (KIOS) melonjak 26,23% ke Rp154. PT Asia Sejahtera Mina Tbk (AGAR) menguat 24,46% ke Rp346, dan PT Data Sinergitama Jaya Tbk (ELIT) melesat 23,02% ke Rp342.

        Dari sisi nilai transaksi, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menjadi saham paling aktif diperdagangkan dengan nilai transaksi mencapai Rp9,8 triliun. Diikuti BUMI sebesar Rp6,29 triliun dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) senilai Rp4,03 triliun.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Editor: Annisa Nurfitri

        Bagikan Artikel: