- Home
- /
- News
- /
- Megapolitan
Pemprov DKI Jakarta Tangani Banjir Kiriman dari Katulampa, 'Segera Dibuang ke Laut'
Kredit Foto: Antara/Aditya Pradana Putra
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung bergerak cepat menangani kenaikan debit air Sungai Ciliwung yang menyebabkan banjir di sejumlah wilayah di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur.
Ia mengatakan kenaikan permukaan air ini merupakan dampak kiriman dari Bendungan Katulampa yang telah berstatus Siaga 3 sejak 15 jam lalu.
Pramono menyatakan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah bersiaga menghadapi kiriman air tersebut.
"Jadi yang paling utama karena ini Katulampa dari kemarin 15 jam yang lalu sudah Siaga 3, kami di Jakarta sudah mempersiapkan diri untuk itu," kata Pramono.
Politikus PDI Perjuangan itu bilang untuk mengatasi tingginya aliran air di Sungai Ciliwung, Pemprov DKI berupaya mengurangi tekanan air dengan membuka beberapa pintu air di aliran Sungai Ciliwung.
Baca Juga: KLH Gugat NSHE Rp22,5 Miliar Terkait Banjir Sumatera
"Tadi memang Manggarai juga sudah mengalami kenaikan dan sekarang ini mau tidak mau beberapa daerah yang selama ini tidak tersentuh harus dibuka aliran airnya supaya airnya bisa turun ke laut," katanya.
Pramono berharap upaya ini bisa mengurangi tekanan aliran air di sepanjang Sungai Ciliwung yang mengalami kenaikan. Ia memastikan, seluruh pintu air dan fasilitas aliran sungai berfungsi optimal untuk membagi beban air.
"Hanya memang sekarang ini karena permukaan air lautnya juga relatif masih tinggi, sehingga dengan demikian air yang dari Katulampa, dari sekarang mulai jam 09.10 pagi tadi masuk, sekarang ini pelan-pelan mulai kita dorong untuk ke laut," tandas Pramono.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Ferry Hidayat
Tag Terkait: