- Home
- /
- News
- /
- Megapolitan
Pramono Pernah Merasakan Jadi Orang Daerah, Makanya Tidak Melarang Perantau Mengadu Nasib ke Jakarta
Kredit Foto: Antara/Hafidz Mubarak A
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menceritakan perjalanan hidupnya terbentuk bukan sebagai orang Jakarta.
Ia mengaku lahir dan tumbuh di Kediri, Jawa Timur dan baru melihat Tugu Monas saat ia duduk di bangku kelas 4 SD.
"Saya adalah orang yang memang orang daerah banget. Saya lahir besar di Kediri. Bapak saya guru SMA. Saya baru pertama kali lihat Jakarta itu kelas 4 SD. Oh, dan baru pertama kali lihat Monas juga kelas 4 SD. Di situlah saya berdoa, "Ya Tuhan, mudah-mudahan saya akan kembali lagi untuk melihat Monas." Dan Allah maha baik dengan saya," kata Pramono saat menceritakan perjalanan hidupnya di podcast Sepulang Sekolah.
Lalu ia masuk ke pemerintahan, menjadi pejabat di Istana Negara yakni dengan menjadi staf dari Presiden Megawati Soekarnoputri selama 5 tahun, kemudian beralih ke Presiden Jokowi selama 10 tahun.
"Saya dikabulkan untuk melihat Monas. Saya berkantor di istana sudah 15 tahun, dengan Bu Megawati 5 tahun, dengan Pak Jokowi 10 tahun, sekarang tambah sebagai Gubernur 5 tahun," tambahnya.
Untuk itu, ia pun tidak melarang bagi siapa pun untuk meraih impian di Jakarta, khususnya bagi yang ingin mengadu nasib di Jakarta.
"Artinya doa itu terkabulkan. Jadi kenapa ini saya sampaikan? saya supaya apa ya mensugesti siapa saja yang ingin mengadu nasib di Jakarta. Jakarta itu peluangnya cukup terbuka lebar bagi siapapun dan saya termasuk salah satu yang merasakan itu," tambahnya.
Ia pun mencontohkan saat sehabis Idul Fitri tahun 2025, ia tidak melakukan operasi yustisi untuk menjaring para perantau dari daerah yang ingin mencari peluang di Ibu Kota.
"Kenapa dalam pemerintahan saya, saya sama sekali tidak pernah membatasi orang untuk datang ke Jakarta. Termasuk ketika kemarin habis lebaran Idul Fitri kenaikan ke Jakartanya cukup signifikan orang yang datang," jelasnya.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Ferry Hidayat