Kredit Foto: Antara/Putu Indah Savitri
Dolar Amerika Serikat (AS) bertahan menguat pada perdagangan di Selasa (3/2). Kenaikan didukung rilis data ekonomi yang positif serta perubahan ekspektasi pasar terhadap kebijakan Federal Reserve (The Fed).
Dikutip dari Reuters, Indeks Dolar (DXY) yang mengukur kekuatan greenback terhadap sejumlahmata uang global, relatif stabil di 97,50.
Baca Juga: Visa: Masih Dikalahkan Dolar, Stablecoin Belum Punya Daya Tarik Kuat
Institute for Supply Management (ISM) melaporkan data manufaktur terbaru dari AS. Ia menunjukkan sektor tersebut kembali mencatatkan pertumbuhan. Namun, rilis laporan ketenagakerjaan utama berpotensi tertunda akibat kebuntuan politik di Washington.
Di sisi geopolitik, ketegangan global mereda menyusul adanya kesepakatan dagang dari India-AS. Selain itu, negara itu juga mengumumkan pembicaraan nuklir dengan Iran.
Baca Juga: Trump: Kevin Warsh Sudah Nyatakan Ingin Pangkas Suku Bunga Dolar AS
Dolar juga melanjutkan tren penguatan menyusul prospek bank sentral akan dipimpin oleh Kevin Warsh. Warsh cenderung tidak mendorong pemangkasan suku bunga secara agresif dan cepat, berbeda dengan sejumlah kandidat lain yang sebelumnya dipertimbangkan.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Aldi Ginastiar
Tag Terkait: