Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Masih Agresif Jualan, Asing Gempur 10 Saham Ini

        Masih Agresif Jualan, Asing Gempur 10 Saham Ini Kredit Foto: Uswah Hasanah
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Tekanan jual investor asing kembali membayangi perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis (5/2/2026). Aksi net sell tersebut ikut menyeret Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ke zona merah pada penutupan perdagangan.

        Berdasarkan data RTI, IHSG terkoreksi 42,83 poin atau 0,53% ke level 8.103,87. Sepanjang sesi perdagangan, indeks sempat bergerak dalam rentang 8.102,78 hingga 8.214,45.

        Pergerakan saham didominasi oleh penurunan. Sebanyak 349 saham tercatat melemah, sementara 299 saham menguat dan 172 saham lainnya bergerak stagnan.

        Dari sisi aktivitas transaksi, IHSG memperjualbelikan 35,89 miliar lembar saham dengan frekuensi 2.549.122 kali. Nilai transaksi yang tercatat mencapai Rp19,95 triliun.

        Baca Juga: Pengamat: Kekhawatiran Pengaruh Danantara di Pasar Modal Terlalu Dini

        Di tengah kondisi tersebut, investor asing mencatatkan net sell sebesar Rp469,75 miliar di seluruh pasar. Rinciannya, net sell Rp355,43 miliar terjadi di pasar reguler, sementara Rp114,32 miliar terjadi di pasar negosiasi dan tunai.

        Saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) menjadi yang paling banyak dilepas asing di pasar reguler dengan nilai net sell mencapai Rp178,51 miliar. Pada perdagangan kemarin, saham ANTM ditutup turun 4,51% ke level Rp3.810.

        Selain ANTM, investor asing juga agresif melepas saham PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) senilai Rp114,4 miliar. Meski demikian, saham MDKA masih mampu ditutup menguat 0,99% ke posisi Rp3.060.

        Baca Juga: Moody’s Ubah Outlook Indonesia dari Stabil Jadi Negatif

        Saham yang Dijual Asing

        Mengacu data Stockbit, berikut 10 saham yang dijual asing pada Kamis (5/2)! 

        1. PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) Rp178,51 miliar
        2. PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) Rp114,4 miliar
        3. PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) Rp100,92 miliar
        4. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) Rp86,3 miliar
        5. PT Bumi Resources Tbk (BUMI) Rp84,93 miliar
        6. PT Barito Pacific Tbk (BRPT) Rp65,97 miliar
        7. PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) Rp57,23 miliar
        8. PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) Rp53,73 miliar
        9. PT Vale Indonesia Tbk (INCO) Rp42,51 miliar
        10. PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) Rp41,72 miliar

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Belinda Safitri
        Editor: Belinda Safitri

        Bagikan Artikel: