Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        IHSG Sepekan Ditutup Aksi Borong Asing, Saham-saham Ini Jadi Pilihan

        IHSG Sepekan Ditutup Aksi Borong Asing, Saham-saham Ini Jadi Pilihan Kredit Foto: Antara/Muhammad Adimaja
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada periode 2–6 Februari 2026 berakhir dengan catatan beli bersih investor asing pada Jumat (6/2) sebesar Rp944,31 miliar. Meski demikian, secara kumulatif sepanjang tahun 2026, asing masih mencatatkan jual bersih mencapai Rp11,02 triliun.

        Adapun aksi pembelian tersebut terjadi di tengah pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang ditutup turun 168,61 poin atau 2,08% ke level 7.935,26. Penurunan ini dipicu sentimen negatif setelah Moody’s Ratings menurunkan outlook peringkat kredit Pemerintah Indonesia dari stabil menjadi negatif.

        Saham Pilihan Asing

        Mengacu data Stockbit, sejumlah saham yang menjadi pilihan investor asing di tengah tekanan pasar adalah PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) dengan nilai Rp679,9 miliar, disusul PT Bumi Resources Tbk (BUMI) Rp171,48 miliar, dan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) Rp157,6 miliar. Selain itu, PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) juga masuk daftar dengan pembelian bersih Rp66,07 miliar.

        Saham lainnya yang turut dikoleksi asing adalah PT Astra International Tbk (ASII) Rp58,5 miliar, PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) Rp56,17 miliar, PT XL SMART Telecom Sejahtera Tbk (EXCL) Rp40,14 miliar, PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) Rp33,95 miliar, PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) Rp33,45 miliar, serta PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR) Rp32,22 miliar.

        Baca Juga: Outlook Kredit Moody's Negatif, Ekonom Beberkan Dampaknya ke IHSG Hingga Rupiah

        Kinerja IHSG Sepekan

        P. H. Sekretaris Perusahaan BEI, Alit Nityaryana, mengungkapkan bahwa IHSG selama sepekan mengalami perubahan sebesar 4,73% hingga ditutup di level 7.935,260, dari posisi 8.329,606 pada pekan sebelumnya. Kapitalisasi pasar BEI juga mengalami penurunan sebesar 4,69% menjadi Rp14.341 triliun, dari Rp15.046 triliun pada pekan sebelumnya.

        "Rata-rata frekuensi transaksi harian juga berubah sebesar 28,62% menjadi 2,72 juta kali transaksi, dari 3,82 juta kali transaksi pada pekan lalu. Data volume transaksi harian Bursa pada pekan ini mengalami perubahan yaitu sebesar 31,75% menjadi 43,2 miliar lembar saham, dari 63,3 miliar lembar saham pada pekan sebelumnya," ujarnya.

        Sementara itu, rata-rata nilai transaksi harian BEI juga tercatat mengalami perubahan sebesar 43,45% menjadi Rp24,75 triliun, dari Rp43,76 triliun pada pekan sebelumnya.

        Baca Juga: Outlook Negatif Moody’s Bikin Investor Asing Makin Hati-Hati Masuk RI

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Belinda Safitri
        Editor: Belinda Safitri

        Bagikan Artikel: