Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Tanggapi Rebalancing MSCI, OJK Sebut Pasar Sudah Antisipasi dan Beri Respon Positif

        Tanggapi Rebalancing MSCI, OJK Sebut Pasar Sudah Antisipasi dan Beri Respon Positif Kredit Foto: Azka Elfriza
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyerahkan sepenuhnya rilis hasil evaluasi indeks (rebalancing) Morgan Stanley Capital International (MSCI) untuk periode Februari 2026. OJK menegaskan proses rebalancing merupakan kewenangan MSCI sebagai penyedia indeks global.

        “Tentu kami menyerahkan sepenuhnya, karena ini kan independensi mereka ya,” ucap Pelaksana Tugas Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK Hasan Fawzi, di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (11/2/2026).

        Untuk periode Februari 2026, OJK menilai rebalancing MSCI lebih difokuskan pada penyesuaian bobot saham. Sejumlah saham mengalami peningkatan bobot, sementara sebagian lainnya mengalami penurunan atau keluar dari indeks.

        Baca Juga: MSCI Rebalancing Februari 2026: INDF Turun Kasta, ACES dan CLEO Terdepak

        Rebalancing yang sekarang hanya bobot ya, sebagian masuk, sebagian lebih tinggi, sebagian keluar,” imbuhnya.

        Meski terjadi pergeseran komposisi indeks, OJK menilai kondisi pasar modal Indonesia menunjukkan ketahanan yang relatif baik. Hal tersebut tercermin dari respons pasar yang tetap stabil dan cenderung positif selama proses transisi rebalancing berlangsung.

        “Kalau dilihat dari sisi market, ternyata market juga cukup baik merespons ya. Artinya market sudah memahami dan mengantisipasi apa yang kira-kira akan terjadi melalui rebalancing yang dilakukan oleh MSCI,” jelasnya.

        Baca Juga: BEI Kembali Dijadwalkan Bertemu MSCI Rabu Besok

        Sebelumnya, MSCI merilis hasil evaluasi indeks untuk periode Februari 2026. Perubahan tersebut akan berlaku setelah penutupan perdagangan pada 27 Februari 2026 dan efektif mulai 2 Maret 2026.

        Dalam rebalancing kali ini, PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) menjadi satu-satunya saham Indonesia yang keluar dari MSCI Global Standard Indexes dan dipindahkan ke MSCI Small Cap Indexes.

        Sementara itu, pada indeks MSCI Small Cap, dua saham Indonesia tercatat keluar, yakni PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (ACES) dan PT Sariguna Primatirta Tbk (CLEO).

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Dwi Aditya Putra
        Editor: Annisa Nurfitri

        Bagikan Artikel: