Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Prabowo Perintahkan OJK Sikat Praktik Manipulasi Pasar Modal

        Prabowo Perintahkan OJK Sikat Praktik Manipulasi Pasar Modal Kredit Foto: Azka Elfriza
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan komitmennya memperkuat integritas pasar modal sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto. Penegasan ini juga menjadi respons atas temuan dan perhatian Morgan Stanley Capital International (MSCI) terhadap kualitas serta integritas pasar modal Indonesia.

        Pejabat Sementara (Pjs) Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Hasan Fawzi, mengatakan arahan Presiden Prabowo sangat jelas, yakni tidak memberi ruang toleransi terhadap praktik manipulasi harga serta memperkuat perlindungan investor.

        “Instruksi Presiden sudah sama-sama kita simak, yaitu mengedepankan integritas dan tidak memberi ruang toleransi terhadap praktik manipulasi harga, serta melindungi kepentingan investor, terutama investor retail,” ujar Hasan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (11/2/2026).

        Baca Juga: Hashim Tegur BEI dan OJK: Pemerintah Awasi Anda dengan Ketat!

        Hasan menegaskan regulator saat ini menempatkan peningkatan integritas sebagai salah satu klaster utama pengawasan, dengan fokus pada penguatan transparansi di pasar modal. Langkah tersebut juga menjadi bagian dari delapan rencana aksi reformasi pasar modal yang tengah dijalankan OJK.

        “Integritas pasar menjadi prioritas dan perhatian bersama, termasuk pimpinan serta pemerintah,” kata Hasan.

        Sebelumnya, Utusan Khusus Presiden Bidang Energi dan Perubahan Iklim, Hashim Djojohadikusumo, menyampaikan peringatan keras kepada PT Bursa Efek Indonesia (BEI) dan OJK menyusul guncangan pasar modal yang terjadi dalam beberapa hari terakhir.

        “Saya tujukan ini kepada Anda, Pak Jeffrey, dan Anda, Pak Hasan. Pemerintah akan mengawasi Anda dengan ketat. Dan saya serius,” ujar Hashim di BEI, Jakarta, Rabu (11/2/2026).

        Baca Juga: Tanggapi Rebalancing MSCI, OJK Sebut Pasar Sudah Antisipasi dan Beri Respon Positif

        Hashim meminta pimpinan BEI dan OJK tidak menutup mata terhadap rangkaian peristiwa di pasar modal pascapenerbitan laporan indeks MSCI. Ia menilai dinamika tersebut telah menjadi perhatian luas dan memicu pengunduran diri sejumlah pejabat.

        “Saya tidak tahu apakah kalian mengikutinya, tetapi ini menjadi topik hangat minggu lalu. Beberapa orang diminta untuk mengundurkan diri,” katanya.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Dwi Aditya Putra
        Editor: Annisa Nurfitri

        Bagikan Artikel: