Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Intiland (DILD) Buka Suara soal Proyek Data Center dengan ION Network

        Intiland (DILD) Buka Suara soal Proyek Data Center dengan ION Network Kredit Foto: Annisa Nurfitri
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        PT Intiland Development Tbk (DILD) buka suara terkait kabar rencana kerja sama pengembangan bisnis data center dengan ION Network. Perseroan menegaskan bahwa proyek tersebut tidak dijalankan secara langsung oleh induk usaha, melainkan melalui entitas anak.

        Sekretaris Perusahaan DILD, Theresia Rustandi, dalam keterbukaan informasi yang dilansir Kamis (12/2), menjelaskan bahwa pengembangan layanan pusat data akan dilakukan melalui PT Intiland Alfa Rendita.

        Entitas anak tersebut memiliki kepemilikan saham sebesar 100% dalam kerja sama dengan ION Network, yang kemudian membentuk perusahaan joint venture bernama PT Inti Arunika Persada dengan komposisi kepemilikan masing-masing 50%.

        "Kerja sama pembentukan perusahaan joint venture ini tidak bersifat material bagi Perseroan atau dapat mempengaruhi kelangsungan usaha secara jangka panjang. Perseroan sudah melakukan analisa dan kajian atas kelayakan serta aspek risiko dari kerja sama pengembangan layanan pusat data ini," ujar Theresia.

        Baca Juga: Gandeng Intiland, ION Network Surabaya Bangun Pusat Data Terbesar di Indonesia Timur

        Menurutnya, kerja sama ini merupakan bagian dari strategi Perseroan untuk mengoptimalkan nilai aset properti yang dimiliki. Langkah tersebut ditempuh dengan memperluas fungsi aset agar lebih adaptif dan relevan dengan kebutuhan pasar, khususnya di sektor teknologi informasi.

        Perjanjian pembangunan dan pengelolaan data center ini juga disebut sebagai bentuk sinergi antara kekuatan kedua belah pihak. Intiland memiliki pengalaman dalam pengembangan properti terpadu sekaligus portofolio aset yang dinilai berpotensi meningkat nilainya di masa depan.

        Sementara itu, ION Network dikenal sebagai perusahaan yang memiliki pengalaman panjang dalam bisnis pengembangan data center. "Kolaborasi ini diharapkan akan menguatkan nilai perusahaan dan meningkatkan nilai properti secara jangka panjang," tambah Theresia.

        Baca Juga: UNTR Rampungkan Akuisisi Tambang Emas Milik PSAB Senilai Rp9 Triliun

        Theresia menegaskan bahwa tidak ada informasi material lain yang dapat memengaruhi kinerja maupun harga saham perseroan. "Perseroan tidak mengetahui ataupun memiliki informasi mengenai kejadian penting lainnya yang material dan dapat mempengaruhi kelangsungan hidup perusahaan serta dapat mempengaruhi harga saham perusahaan," tutupnya.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Belinda Safitri
        Editor: Belinda Safitri

        Bagikan Artikel: