Kredit Foto: Uswah Hasanah
PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) resmi melepas bisnis teh dengan merek Sariwangi. Aksi korporasi tersebut dilakukan melalui penandatanganan Perjanjian Pengalihan Bisnis Jual Beli Bisnis Sariwangi (Business Transfer Agreement/BTA) pada awal Januari 2026.
Presiden Direktur Unilever Indonesia Benjie Yap menargetkan seluruh proses pelepasan bisnis tersebut dapat diselesaikan sepenuhnya pada kuartal pertama 2026.
“Dan kami tetap sesuai rencana untuk menyelesaikan divestasi Bisnis Teh Sariwangi pada kuartal pertama tahun 2026,” kata Benjie dalam paparannya, Kamis (12/2/2026).
Pada tahap penyelesaian transaksi, Perseroan dan pihak pembeli akan menuntaskan sejumlah proses administratif, termasuk penandatanganan berita acara serah terima serta pengalihan seluruh aset yang terkait dengan bisnis teh Sariwangi.
Berdasarkan kesepakatan yang ditandatangani, harga penjualan bisnis Sariwangi ditetapkan sebesar Rp1,5 triliun di luar pajak yang berlaku. Sebagai pembanding, hasil penilaian independen oleh Kantor Jasa Penilai Publik Suwendho Rinaldy dan Rekan menunjukkan nilai pasar bisnis tersebut sebesar Rp1.488.228.000.000.
Baca Juga: Unilever Belum Sampaikan UBO, Ini Alasannya
Baca Juga: Unilever Tebar Dividen 100%, Plus Tambahan dari Penjualan Es Kream dan Sariwangi
Nilai transaksi tersebut setara dengan sekitar 45 persen dari total ekuitas Perseroan berdasarkan laporan keuangan per 30 September 2025 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Terdaftar Siddharta Widjaja & Rekan, anggota jaringan KPMG.
Seiring dengan pelepasan segmen usaha tersebut, Unilever Indonesia juga melakukan perhitungan kontribusi bisnis teh Sariwangi terhadap kinerja Perseroan. Hasil perhitungan menunjukkan total aset bisnis teh setara dengan 2,5 persen dari total aset Perseroan.
Sementara itu, kontribusi laba bersih bisnis teh Sariwangi tercatat sebesar 3,1 persen, dengan kontribusi pendapatan usaha sekitar 2,7 persen dibandingkan dengan keseluruhan kinerja Unilever Indonesia.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Dwi Aditya Putra
Editor: Annisa Nurfitri